'Karakter Agger Mirip Bek Tradisional Liverpool'
Editor Bolanet | 20 Desember 2012 11:55
- Legenda , Alan Hansen memuji performa defender Daniel Agger. Menurutnya, gaya bermain Agger mirip dengan bek tradisional The Reds.
Didatangkan dari FC Brondby pada tahun 2006, kapten timnas itu saat ini telah menjadi pilar penting di Anfield. Duetnya bersama Martin Skrtel dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah klub.
Permainan yang tenang dan kerap membantu penyerangan dari lini belakang membuatnya sempat menjadi bidikan sejumlah klub besar. Pasalnya kemampuan tersebut sudah jarang dimiliki oleh pemain belakang di Premier League.
Permainan penguasaan bola yang diterapkan Brendan Rodgers pun sesuai dengan karakter pemain 28 tahun tersebut. Hansen pun menilai penampilan Agger mirip dengan bek Liverpool di era kejayaan tahun 1970-1980.
Ketika anda menyaksikan sejumlah bek Liverpool menggiring bola, hal itu dilakukan hampir semua pemain di tahun '70an dan '80an. Mereka begitu fenomenal ketika menguasai bola bawah, dan Agger menjadi salah satu yang terbaik dari mereka, tutur Hansen.
Ia sangat nyaman dalam penguasaan bola. Ia tidak pernah canggung saat menguasai bola dan bek tradisional Liverpool selalu melakukan semua hal itu.
Di awal musim ini, Agger diberitakan bakal segera bergabung dengan dua klub raksasa Eropa, Barcelona FC atau Manchester City. Namun ia menepis kabar itu dengan melukis ruas jarinya dengan tato akronim You'll Never Walk Alone (YNWA). (lfc/atg)
Didatangkan dari FC Brondby pada tahun 2006, kapten timnas itu saat ini telah menjadi pilar penting di Anfield. Duetnya bersama Martin Skrtel dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah klub.
Permainan yang tenang dan kerap membantu penyerangan dari lini belakang membuatnya sempat menjadi bidikan sejumlah klub besar. Pasalnya kemampuan tersebut sudah jarang dimiliki oleh pemain belakang di Premier League.
Permainan penguasaan bola yang diterapkan Brendan Rodgers pun sesuai dengan karakter pemain 28 tahun tersebut. Hansen pun menilai penampilan Agger mirip dengan bek Liverpool di era kejayaan tahun 1970-1980.
Ketika anda menyaksikan sejumlah bek Liverpool menggiring bola, hal itu dilakukan hampir semua pemain di tahun '70an dan '80an. Mereka begitu fenomenal ketika menguasai bola bawah, dan Agger menjadi salah satu yang terbaik dari mereka, tutur Hansen.
Ia sangat nyaman dalam penguasaan bola. Ia tidak pernah canggung saat menguasai bola dan bek tradisional Liverpool selalu melakukan semua hal itu.
Di awal musim ini, Agger diberitakan bakal segera bergabung dengan dua klub raksasa Eropa, Barcelona FC atau Manchester City. Namun ia menepis kabar itu dengan melukis ruas jarinya dengan tato akronim You'll Never Walk Alone (YNWA). (lfc/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







