Karakter Arsenal Terlihat di Anfield: Lebih Matang dan Tahu Caranya Bangkit
Richard Andreas | 14 Mei 2025 11:15
Bola.net - Mikel Arteta seolah-olah dibawa kembali ke Februari 2014 ketika menyaksikan tim asuhannya mengalami ‘la pajara’ — istilah dalam dunia balap sepeda yang menggambarkan kelelahan mendadak dan kelumpuhan fisik. Ia pernah merasakannya saat masih bermain untuk Arsenal, dalam kekalahan 5-1 dari Liverpool di Anfield.
Saat itu, Arteta merasa lumpuh secara emosional dan fisik. Dalam dokumenter Amazon tentang Arsenal, ia mengenang, “Saya bersembunyi dan menyerah di lapangan. Kami kalah 1-5. Saya tidak pernah melupakan apa yang saya lakukan hari itu.”
Kekalahan itu meninggalkan luka mendalam yang membentuknya sebagai pelatih.Nah, pada laga melawan Liverpool akhir pekan lalu, Arsenal kembali terancam mengalami hal serupa ketika dua gol Liverpool tercipta hanya dalam 87 detik. Namun berbeda dari masa lalu, kali ini tim Arteta tidak menyerah.
Mental Tangguh dan Kebangkitan Arsenal
Meski atmosfer di Anfield dan kekalahan dari PSG di Liga Champions masih membekas, Arsenal justru tampil berani. Mereka menunjukkan karakter kuat dengan mencetak dua gol balasan lewat Gabriel Martinelli dan Mikel Merino, bahkan setelah Merino kemudian diusir keluar lapangan.
Mampu merebut kendali sebelum turun minum dan mendominasi sebagian besar babak kedua bukanlah hal yang mudah di Anfield. Apalagi Arsenal tampil tanpa sejumlah pilar penting seperti Declan Rice, Jurrien Timber, serta absen jangka panjang Gabriel dan Kai Havertz.
Namun, Arteta tetap menyoroti buruknya performa awal laga. Ia menyebut kesalahan defensif dan kurangnya konsentrasi di babak pertama sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima", meski bangga dengan semangat juang anak asuhnya.
Tanda-Tanda Menuju Masa Depan Lebih Cerah
Rekor tanpa kemenangan Arsenal di Anfield kini bertambah menjadi 13 tahun. Namun, ini adalah hasil imbang ketiga secara beruntun di markas Liverpool. Pada dua pertemuan sebelumnya, Arsenal sempat unggul sebelum akhirnya disamakan.
Mungkin, pengalaman kali ini justru memberi pembelajaran penting. Setelah benar-benar ditekan dan merasa berada di bawah, Arsenal berhasil bangkit dan mencuri satu poin. Momen itu bisa menjadi fondasi kuat untuk ambisi mereka musim depan dalam mengejar gelar juara.
Arsenal mungkin masih terlihat terluka, namun mereka tidak tunduk begitu saja. Untuk mengalahkan tim seperti Liverpool, mereka kini hanya butuh satu hal: ketajaman di lini depan yang bisa menghancurkan lawan seperti yang biasa dilakukan sang rival.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perubahan Peran Odegaard di Balik Start Impresif Arsenal
Liga Champions 10 September 2026, 09:25
-
Ketika Odegaard Kembali ke Performa Terbaiknya, Arsenal Makin Berbahaya
Liga Champions 10 September 2026, 09:20
-
Martin Odegaard Sang Konduktor Arsenal, Haruskah Ia Diposisikan Lebih ke Depan?
Liga Champions 10 September 2026, 09:11
-
Rating Pemain Arsenal Saat Menang di Markas Napoli: Odegaard Jadi Figur Utama
Liga Champions 10 September 2026, 08:59
LATEST UPDATE
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 12:51
-
Deco Ungkap Alasan Barcelona Rela Bayar Mahal untuk Anthony Gordon
Liga Spanyol 11 September 2026, 12:35
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
-
Mimpi Saksikan Barcelona di Spotify Camp Nou? Kartu BRI Debit Bisa Jadi Jalan
Liga Spanyol 11 September 2026, 11:52
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


