Kebangkitan Kobbie Mainoo di Manchester United: Sentuhan Magis Michael Carrick Jadi Pembeda

Ari Prayoga | 25 Januari 2026 05:50
Kebangkitan Kobbie Mainoo di Manchester United: Sentuhan Magis Michael Carrick Jadi Pembeda
Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Nasib Kobbie Mainoo di Manchester United sempat berada di persimpangan. Gelandang muda lulusan akademi itu nyaris tenggelam di tengah perubahan taktik dan minimnya menit bermain. Namun, satu keputusan penting dari Michael Carrick mengubah segalanya.

Pada periode kepelatihan Ruben Amorim, Mainoo kesulitan menemukan tempatnya di tim utama. Skema 3-4-3 yang diterapkan pelatih asal Portugal tersebut tidak memberi ruang ideal bagi sang gelandang, meski statusnya tetap dipandang sebagai aset jangka panjang klub.

Advertisement

Amorim bahkan sempat menegaskan bahwa ia tidak ingin Mainoo hengkang dari Old Trafford. Akan tetapi, dalam konteks kebutuhan tim saat itu, Mainoo belum dianggap sebagai pilihan utama di lini tengah. Ironisnya, di saat yang sama, Amorim juga menyebut Mainoo sebagai “masa depan” Manchester United.

Situasi tersebut berubah drastis ketika Michael Carrick dipercaya sebagai pelatih interim. Salah satu keputusan pertamanya adalah mengembalikan Mainoo ke starting XI. Keputusan itu langsung membuahkan hasil manis, saat United menundukkan Manchester City dengan skor 2-0 pada laga akhir pekan lalu.

1 dari 3 halaman

Carrick Sudah Kenal Luar Dalam Mainoo

Carrick Sudah Kenal Luar Dalam Mainoo

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Penampilan tersebut menjadi titik balik bagi Mainoo. Di usia 20 tahun, pemain internasional Inggris itu tampil tenang, percaya diri, dan menunjukkan kedewasaan dalam mengatur tempo permainan.

Carrick pun memberi sinyal jelas bahwa Mainoo bukan sekadar proyek masa depan, melainkan bagian penting dari tim saat ini.

Kepercayaan Carrick bukan tanpa alasan. Hubungan keduanya telah terjalin sejak lama. Carrick mengaku mengenal Mainoo sejak sang pemain berusia 13 atau 14 tahun, ketika dirinya masih menempuh jalur kepelatihan.

“Saya sangat menikmati bekerja dengan Kobbie. Saya sudah mengenalnya sejak dia masih sangat muda,” ujar Carrick kepada media. Ia menegaskan pentingnya pemain akademi memahami makna membela Manchester United, tidak hanya di lapangan, tetapi juga di luar lapangan.

2 dari 3 halaman

Penilaian Carrick Akan Sosok Mainoo

Penilaian Carrick Akan Sosok Mainoo

Perebutan bola antara Kobbie Mainoo dengan Pascal Gross pada laga Manchester United vs Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bagi Carrick, kebangkitan Mainoo bukan semata soal kualitas teknis. Lebih dari itu, ia menyoroti karakter, mentalitas, serta kemampuan sang gelandang menghadapi tekanan di level tertinggi.

“Untuk berkembang secepat itu, Anda harus bermain di laga besar dan memberi dampak. Itu menunjukkan kepribadiannya dan caranya menghadapi tantangan,” jelas Carrick. Ia juga menilai Mainoo sebagai sosok pendiam, namun mampu ‘berbicara’ banyak melalui performanya di atas lapangan.

Penampilan melawan Manchester City terasa seperti pernyataan tegas dari Mainoo. Ia bermain lepas, menikmati setiap sentuhan, dan menunjukkan bahwa kepercayaan pelatih dapat menjadi kunci kebangkitan seorang pemain muda.

Kini, di bawah arahan Michael Carrick, Kobbie Mainoo tidak lagi sekadar menunggu kesempatan. Ia telah membuktikan bahwa dirinya siap mengambil peran dan menjawab kepercayaan yang diberikan di Old Trafford.

LATEST UPDATE