Kehadiran Thomas Partey Bisa Mengubah Formasi Arsenal, Bagaimana Mungkin?
Yaumil Azis | 23 Oktober 2020 14:32
Bola.net - Penampilan perdana Thomas Partey sebagai starter di Arsenal telah membuat banyak orang terkesan. Kehadiran gelandang asal Ghana tersebut juga bisa memaksa Mikel Arteta untuk meninggalkan formasi yang kerap ia gunakan.
Partey memutuskan bergabung dengan Arsenal jelang bursa transfer musim panas ditutup. Lebih tepatnya, ia harus pindah ke London sebab the Gunners menebus klausul pelepasannya di Atletico Madrid senilai 45 juta pounds.
Partey sendiri merupakan buruan Arsenal sejak lama. Mereka mencoba mendapatkan sang pemain dengan harga yang lebih murah, namun dikarenakan Atletico Madrid tidak bergeming, alhasil Arsenal harus menebus klausul pelepasannya.
Ternyata, uang yang dikeluarkan Arsenal tidak sia-sia. Partey tampil sejak menit awal pertandingan untuk pertama kalinya saat melawan Rapid Vienna di ajang Liga Europa dan langsung menunjukkan performa terbaiknya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Arteta Meninggalkan Formasi 4-3-3?
Partey nampak nyaman memainkan formasi 4-3-3 yang diusung Arteta dalam pertandingan kali ini. Sebuah formasi yang telah diujicoba pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut sejak mengalahkan Liverpool di pentas FA Cup.
Namun perlu diketahui juga kalau Arteta biasanya memakai formasi 3-4-3 untuk mengakali lini pertahanan the Gunners yang rapuh. Sayangnya, materi gelandang yang dimiliki Arteta tidak cukup bagus untuk memainkan skema tersebut.
Sepertinya, Arteta bakalan menanggalkan formasi 4-3-3 guna mengakomodir kemampuan terbaik Partey. Perlu diketahui bahwa Partey cukup familiar dengan formasi ini dan sering memainkannya saat masih memperkuat Atletico Madrid.
Dengan Formasi 4-4-2...
Dengan format dua gelandang, kemampuan Partey dalam melakukan peran box-to-box bisa semakin mantap. Dalam kemampuan terbaiknya, Partey bisa membantu Nicolas Pepe dan Bukayo Saka menunjukkan potensi maksimalnya.
Partey dikenal sebagai seorang gelandang yang memiliki umpan panjang ciamik. Umpan panjang seperti itu bakalan memudahkan Pepe untuk menerobos lini pertahanan lawan dengan kecepatannya.
Dengan formasi 4-4-2 juta, Arteta bisa menduetkan Pierre-Emerick Aubameyang dengan striker lainnya, Alexandre Lacazette. Sesuatu yang sulit ia lakukan dalam format tiga penyerang.
Tentu, butuh waktu untuk beradaptasi dengan formasi baru. Sebenarnya Arteta pernah menerapkan skema ini sewaktu mengambil alih jabatan pelatih dari Freddie Ljungberg, tapi hanya pada beberapa kesempatan saja.
(Express)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















