Kekalahan Liverpool Adalah Kesalahan Rodgers
Editor Bolanet | 15 September 2015 14:23
- Kekalahan Liverpool dari rival terberat, Manchester United, memunculkan banyak komentar negatif dari sejumlah pihak, tak terkecuali dari dalam tubuh The Reds sendiri. Ya, direktur olahraga Si Merah, Damien Comolli, membeberkan jika hal tersebut ada hubungannya dengan pembelian yang dilakukan oleh Brendan Rodgers.
Saat diwawancarai secara ekslusif oleh Talk Sport, pria 43 tahun itu mengungkapkan jika Rodgers memaksa untuk melakukan perjudian dengan merombak sebagian besar susunan tim. Sama seperti musim lalu, skuat yang sukses bertengger di peringkat kedua di bawah Manchester City dalam sekejap diubah.
Hasilnya? Bisa diketahui bersama, Liverpool tercecer di posisi keenam klasemen akhir. Kini, hal tersebut sepertinya akan terulang, bahkan bisa lebih parah. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh manajer asal Irlandia Utara tersebut tampaknya tak akan berarti banyak.
Seperti yang pernah saya bilang sebelum musim ini bergulir, itu (pembelian pemain) adalah perjudian besar. Dia melakukan perubahan susunan tim dan mendatangkan banyak pemain sebanyak mungkin di musim panas, seperti yang dia lakukan di musim panas sebelumnya, kata Comolli.
Jika kalian lihat pada pertandingan hari Sabtu kemarin, dua full-back yang baru saja dibeli dan satu bek di sisi kiri bukanlah seorang bek kiri. Kalian bisa lihat gol ketiga United,
Kemudian, tiga orang di tengah, bagi saya mereka bermain dengan dua pemain baru. Emre Can memang sudah di klub sejak musim lalu, tapi sebelumnya dia tidak pernah bermain sebagai gelandang, tapi bek,
Di lini depan, ada tiga pemain baru. Jadi total kemarin mereka bermain dengan tujuh pemain baru. Mereka pun sangat terlihat belum pernah bermain bersama. tukasnya.[initial]
(ts/yp)
Saat diwawancarai secara ekslusif oleh Talk Sport, pria 43 tahun itu mengungkapkan jika Rodgers memaksa untuk melakukan perjudian dengan merombak sebagian besar susunan tim. Sama seperti musim lalu, skuat yang sukses bertengger di peringkat kedua di bawah Manchester City dalam sekejap diubah.
Hasilnya? Bisa diketahui bersama, Liverpool tercecer di posisi keenam klasemen akhir. Kini, hal tersebut sepertinya akan terulang, bahkan bisa lebih parah. Pembelian besar-besaran yang dilakukan oleh manajer asal Irlandia Utara tersebut tampaknya tak akan berarti banyak.
Seperti yang pernah saya bilang sebelum musim ini bergulir, itu (pembelian pemain) adalah perjudian besar. Dia melakukan perubahan susunan tim dan mendatangkan banyak pemain sebanyak mungkin di musim panas, seperti yang dia lakukan di musim panas sebelumnya, kata Comolli.
Jika kalian lihat pada pertandingan hari Sabtu kemarin, dua full-back yang baru saja dibeli dan satu bek di sisi kiri bukanlah seorang bek kiri. Kalian bisa lihat gol ketiga United,
Kemudian, tiga orang di tengah, bagi saya mereka bermain dengan dua pemain baru. Emre Can memang sudah di klub sejak musim lalu, tapi sebelumnya dia tidak pernah bermain sebagai gelandang, tapi bek,
Di lini depan, ada tiga pemain baru. Jadi total kemarin mereka bermain dengan tujuh pemain baru. Mereka pun sangat terlihat belum pernah bermain bersama. tukasnya.[initial]
(ts/yp)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Peran Ancelotti dalam Sinar Estevao Willian di Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 08:00
-
Man of the Match Wolves vs Liverpool: Andrew Robertson
Liga Inggris 7 Maret 2026, 07:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
















