Kekalahan Pertama Liverpool Musim Ini, Arne Slot Salahkan Apa?
Editor Bolanet | 28 September 2025 05:16
Bola.net - Liverpool akhirnya merasakan kekalahan pertama mereka musim ini. Manajer Arne Slot pun tidak bisa menyembunyikan amarahnya atas gol penentu kemenangan lawan.
Rentetan hasil positif The Reds harus terhenti secara dramatis di Selhurst Park, Sabtu (27/9/2025). Mereka takluk 1-2 di tangan tuan rumah Crystal Palace.
Gol Federico Chiesa di menit akhir sebetulnya sempat memberi harapan bagi Liverpool. Namun, gol Eddie Nketiah di penghujung laga membuyarkan segalanya.
Meski begitu, di balik amarahnya, Slot juga secara terbuka mengakui masalah yang ada di timnya. Ia menyoroti performa tim yang jauh dari standar.
Protes Keras di Soal Tambahan Waktu
Kemenangan Crystal Palace dipastikan oleh gol Eddie Nketiah. Gol itu tercipta pada menit ke-97, padahal ofisial hanya mengumumkan enam menit tambahan waktu.
Momen tersebut langsung memicu reaksi keras dari Arne Slot di pinggir lapangan. Ia terlihat meluapkan kekecewaannya kepada ofisial keempat.
Menurutnya, gol tersebut tercipta di momen yang tidak seharusnya. Ia menyebutnya sebagai "tambahan waktu dari tambahan waktu".
"Tidak ideal ketika Anda kebobolan di tambahan waktu dari tambahan waktu. Tetapi memang ada pergantian pemain, jadi tambahan setengah menit itu adil," ujar Slot kepada Sky Sports.
Beruntung Hanya Tertinggal Satu Gol
Lebih jauh, Arne Slot secara jujur mengakui bahwa timnya tampil sangat buruk. Terutama sepanjang 45 menit pertama pertandingan.
Ia bahkan menyebut Liverpool sangat beruntung karena hanya tertinggal 0-1 saat turun minum. Penampilan gemilang Alisson Becker menjadi penyelamat timnya dari kebobolan lebih banyak.
Menurutnya, Crystal Palace bermain jauh lebih baik. Mereka layak mendapatkan keunggulan di babah pertama atas Liverpool.
"Babak pertama yang sangat sulit. Mereka bermain sangat baik dan layak untuk unggul 1-0, kami beruntung skornya hanya 1-0," tutur Slot.
Set Piece Kembali Jadi Momok Menakutkan
Tak hanya soal performa, Slot juga menyoroti satu titik lemah yang krusial. Masalah itu adalah kemampuan Liverpool dalam mengantisipasi situasi bola mati.
Padahal, set piece adalah salah satu kekuatan terbesar The Reds musim lalu. Namun, kini hal itu justru menjadi biang keladi kebobolan.
Situasi ini sangat mengkhawatirkan bagi sang manajer. Apalagi mengingat betapa pentingnya aspek bola mati di kompetisi seketat Premier League.
"Jika Anda ingin bersaing, Anda memerlukan keseimbangan yang sangat positif dengan set piece. Itu adalah salah satu kekuatan terbesar kami musim lalu, sekarang kami kebobolan dua gol melawan Newcastle dan dua di sini," tegasnya.
Gaya Main Palace Sukses Bikin Frustrasi
Di sisi lain, Slot juga memberikan pujian kepada strategi yang diterapkan Crystal Palace. Ia mengakui gaya main mereka sangat cocok dengan komposisi pemain yang ada.
Palace menerapkan blok pertahanan rendah yang solid. Mereka lalu mengandalkan kecepatan para pemainnya untuk melancarkan serangan balik mematikan.
Strategi ini terbukti membuat para pemain Liverpool frustrasi. Mereka menguasai bola, tetapi kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah.
"Gaya permainan mereka sangat cocok dengan para pemainnya. Mereka memiliki blok pertahanan rendah dengan pemain cepat untuk serangan balik dan seorang pria besar dalam diri Mateta," tutup Slot.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man United Tegaskan Sikap Usai Kontroversi Pernyataan Sir Jim Ratcliffe, Apa Bunyinya?
Liga Inggris 13 Februari 2026, 10:26
-
Benarkah Alejandro Garnacho Pembelian Gagal Chelsea?
Liga Inggris 13 Februari 2026, 09:08
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 13 Februari 2026, 08:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 13:55
-
Inter vs Juventus: 3 Pemain Bianconeri yang Harus Diwaspadai Nerazzurri
Liga Italia 14 Februari 2026, 12:21
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persija 15 Februari 2026
Bola Indonesia 14 Februari 2026, 12:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 12:00
-
Alex Rins Ungkap Pernah Ditawari Kontrak Gresini-Ducati di MotoGP, Tak Sesali Penolakan
Otomotif 14 Februari 2026, 11:52
-
Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:40
-
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:17
-
KLBB Festival 2026 Hadirkan Promo Valentine, Tiket Berdua Lebih Hemat
Lain Lain 14 Februari 2026, 11:06
-
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:03
-
Ziven Rozul Abiy Salim Wakili Indonesia, Moto4 European Cup Rilis Daftar Pembalap 2026
Otomotif 14 Februari 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00






