Kemenangan Arsenal, Gol Aubameyang, dan Bukti Filosofi Permainan Mikel Arteta
Richard Andreas | 31 Agustus 2020 11:00
Bola.net - Mikel Arteta mulai membuktikan mengapa dia cocok dipercaya sebagai pelatih Arsenal. Teranyar, dia menuntun Arsenal menjuarai Community Shield 2020 dengan mengalahkan Liverpool lewat adu penalti, Sabtu (29/8/2020).
Ini adalah trofi kedua Arsenal dalam bulan Agustus saja. Sebelumnya, di awal bulan, mereka berhasil menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Manchester City dan chelsea.
Dua gelar ini sudah cukup jadi bukti bagaimana kualitas Arteta untuk Arsenal. Meski bukan juara liga, dua trofi itu adalah bukti bahwa Arsenal mulai berkembang di bawah Arteta.
Juga, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana permainan Arsenal bisa berkembang pesat dalam hitungan bulan. Sekarang filosofi permainan Arteta mulai terlihat.
Seperti apa? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Memupuk kebiasaan baik
Community Shield mungkin tak pantas dipandang sebagai trofi, tapi sebenarnya bukan soal itu. Analis Premier League, Martin Keown, meyakini bahwa kemenangan ini sangat penting untuk Arsenal.
Kemenangan ini akan mendongkrak kepercayaan diri para pemain menjelang musim baru, terlebih mereka menggulingkan Liverpool yang luar biasa kuat.
"Ada satu hal yang Anda inginkan dari Community Shield -- entah memandangnya sebagai trofi atau sebagai laga uji coba yang di tinggikan -- adalah kesempatan jadi juara, yang bukanlah kebiasaan buruk," buka Keown kepada Daily Mail.
"Mikel Arteta bakal senang mendapatkan kemenangan ini dan dia pun layak mendapatkan banyak pujian untuk itu. Dalam 50 hari terakhir, Arsenal telah mengalahkan Liverpool (2x), Manchester City di final FA Cup, dan Chelsea di final."
Filosofi
Yang tak kalah penting dari kemenangan itu adalah bagaimana cara mendapatkannya. Menurut Keown, Arteta mulai membentuk Arsenal yang dia inginkan. Gol indah Aubameyang tercipta dari skema yang sudah lama diinginkan Arteta.
"Kita bisa melihat bagaimana tim ini membuat pasukan Jurgen Klopp kerepotan. Anda bisa melihat bagaimana filosofi di balik gol pembuka itu, ketika Arsenal bergerak dari belakang ke depan kurang dari 20 detik," sambung Keown.
"Gol ini melibatkan umpan silang impresif dari bocah 18 tahun Bukayo Saya, yang membuat keputusan cerdas untuk ukuran usianya."
"Ada identitas kuat di balik performa Arsenal di bawah Arteta ini," tutupnya.
Sumber: Daily Mail
Baca ini juga ya!
Community Shield Arsenal vs Liverpool, Siapa yang Bersinar dan Siapa yang Ambyar
Arsenal Incar Dua Pemain Championship, Siapa Saja Mereka?
Ambisi Reiss Nelson: Rebut Posisi Starter di Skuad Arsenal Pilihan Mikel Arteta
Salip Chelsea, Arsenal Terdepan Dapatkan Philippe Coutinho
3 Aspek yang Harus Diperbaiki Arsenal Usai Melawan Liverpool di Community Shield
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:15
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













