Kenapa Nick Pope Tak Dikartu Merah Usai Menjatuhkan Viktor Gyokeres?
Gia Yuda Pradana | 26 April 2026 12:03
Bola.net - Keputusan kontroversial terjadi saat Arsenal menang 1-0 atas Newcastle di Emirates Stadium. Insiden yang melibatkan Nick Pope memicu perdebatan panas di akhir laga.
Arsenal merasa dirugikan setelah Pope hanya menerima kartu kuning usai menjatuhkan Viktor Gyokeres. Keputusan itu tetap bertahan meski telah ditinjau oleh VAR.
Pihak Premier League kemudian merilis penjelasan resmi terkait insiden tersebut. Mereka menilai tidak ada pelanggaran yang memenuhi kriteria peluang emas yang digagalkan.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi keras terhadap keputusan tersebut. Ia menganggap insiden itu seharusnya berujung kartu merah bagi Pope.
Kronologi Insiden di Emirates
Momen krusial terjadi di paruh kedua ketika Pope keluar dari sarangnya untuk mengantisipasi bola. Namun, ia salah membaca arah bola dan justru menjatuhkan Gyokeres.
Wasit Samuel Barrott langsung memberikan kartu kuning di lapangan. VAR kemudian meninjau ulang, tetapi tidak mengubah keputusan tersebut.
Keputusan ini memicu reaksi dari para pemain Arsenal di lapangan. Mereka merasa peluang emas timnya dihentikan secara ilegal oleh kiper lawan.
Penjelasan Resmi Premier League
Melalui Match Centre, Premier League memberikan alasan mengapa kartu merah tidak diberikan. Mereka menyatakan bahwa situasi tersebut tidak memenuhi unsur DOGSO (deny an obvious goal scoring opportunity).
Dalam pernyataannya, dikatakan bahwa ada bek Newcastle yang masih berpeluang mengamankan bola. Pemain yang dimaksud adalah Malick Thiaw, yang berada cukup dekat dengan kejadian.
Pernyataan itu berbunyi, “Keputusan wasit memberikan kartu kuning kepada Pope telah diperiksa dan dikonfirmasi VAR karena dinilai tidak menggagalkan peluang emas akibat kedekatan bek Newcastle yang masih bisa menguasai bola.”
Penjelasan ini tidak sepenuhnya meredakan kontroversi yang muncul. Banyak pihak tetap mempertanyakan interpretasi aturan dalam situasi tersebut.
Reaksi Keras Mikel Arteta
Arteta secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap keputusan tersebut. Ia menilai pelanggaran Pope jelas layak mendapatkan kartu merah.
“Saya harus mengatakan, menurut saya, itu kartu merah yang jelas,” kata Arteta. “Saya sudah melihatnya sepuluh kali, dan jika Anda pernah bermain sepak bola, itu kartu merah.”
Ia juga menyinggung kejadian lain saat Arsenal menghadapi Manchester City. Dalam laga itu, ia merasa keputusan serupa kembali merugikan timnya.
Arteta merujuk pada insiden antara Kai Havertz dan Abdukodir Khusanov yang juga tidak menghasilkan kartu merah. Menurutnya, keputusan-keputusan ini berdampak besar pada persaingan gelar.
“Saya tidak mencari alasan, tetapi ini terjadi di momen penting ketika segalanya dipertaruhkan,” ujar Arteta. Ia berharap ke depan akan ada konsistensi dalam pengambilan keputusan wasit.
Kontroversi ini kembali menyoroti peran VAR dalam pertandingan Arsenal musim ini. Perdebatan soal interpretasi aturan kemungkinan masih akan berlanjut di pekan-pekan berikutnya.
Sumber: London Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal di Puncak, Diprediksi Juara Premier League Jika Kalahkan Fulham
Liga Inggris 26 April 2026, 13:43
-
Keyakinan pada Juventus untuk Amankan Tiket Liga Champions
Liga Italia 26 April 2026, 13:23
-
Real Madrid Kehilangan Poin di Menit Akhir, Masalah Lama Muncul Kembali
Liga Spanyol 26 April 2026, 12:57
-
Kenapa Nick Pope Tak Dikartu Merah Usai Menjatuhkan Viktor Gyokeres?
Liga Inggris 26 April 2026, 12:03
LATEST UPDATE
-
Liverpool Bidik 3 Talenta Muda untuk Perombakan Skuad
Liga Inggris 26 April 2026, 15:20
-
Peringatan HAKI 2026 Angkat Olahraga sebagai Industri Kreatif Modern
Lain Lain 26 April 2026, 15:03
-
Peringatan HAKI 2026, Vidio Tekankan Peran Perlindungan Intelektual di Olahraga
Lain Lain 26 April 2026, 14:56
-
Apa yang Hilang dari Real Madrid? Kekompakan Tim!
Liga Spanyol 26 April 2026, 14:40
-
Barcelona Harus Menunggu untuk Rekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Spanyol 26 April 2026, 14:39
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 April 2026, 14:36
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46










