Keown: Perlakuan Van Gaal Kepada Pemainnya Sangat Buruk!
Editor Bolanet | 3 September 2015 12:14
- Mantan pemain , Martin Keown tak ketinggalan mengomentari situasi yang terjadi di Manchester United. Utamanya terkait perlakuan pelatih Louis van Gaal kepada anak asuhnya.
Bukan rahasia lagi bila Van Gaal selama ini dikenal sebagai pelatih bertangan besi dan tak segan 'menghukum' pemain andalannya. Tengok saja bagaimana Van Gaal memperlakukan Robin van Persie, Javier Hernandez hingga David de Gea.
Menurut pandangan Keown, apa yang terjadi pada De Gea dan juga mantan anak asuhnya, membuktikan bahwa Van Gaal sangat buruk dalam caranya memperlakukan seseorang.
Masalah terbesar bagi Van Gaal adalah caranya memperlakukan para pemain. Saga David de Gea itu sangat lucu, tapi bila tak ada penawaran yang telah dibuat Real Madrid hingga batas waktu transfer, seharusnya De Gea tetap bermain, ujarnya.
Membuang dia ke tim cadangan tak akan ada gunanya bila mereka ingin dia bertahan. Jadi setelah jeda internasional sekarang, seharusnya De Gea, yang tetap profesional selama saga transfernya, harusnya bermain kembali, tambahnya.
Bukan hanya itu, Keown juga mengatakan bahwa buruknya cara Louis van Gaal memperlakukan para pemainnya itu kemungkinan juga terjadi pada Victor Valdes.
Anda juga pasti berpikir bahwa perlakuan Van Gaal kepada De Gea dan juga rekannya dari Spanyol, Victor Valdes membuat Pedro akhirnya lebih memilih Chelsea, ujarnya.
Kami tak bisa melihat apa yang terjadi di ruang ganti, tapi apa yang dilakukan mantan anak asuhnya dengan mengkritik Van Gaal menunjukkan buruknya perlakuan Van Gaal. Setelah hubungan rusak, itu sulit untuk memperbaikinya, tandasnya.[initial]
(exp/dzi)
Bukan rahasia lagi bila Van Gaal selama ini dikenal sebagai pelatih bertangan besi dan tak segan 'menghukum' pemain andalannya. Tengok saja bagaimana Van Gaal memperlakukan Robin van Persie, Javier Hernandez hingga David de Gea.
Menurut pandangan Keown, apa yang terjadi pada De Gea dan juga mantan anak asuhnya, membuktikan bahwa Van Gaal sangat buruk dalam caranya memperlakukan seseorang.
Masalah terbesar bagi Van Gaal adalah caranya memperlakukan para pemain. Saga David de Gea itu sangat lucu, tapi bila tak ada penawaran yang telah dibuat Real Madrid hingga batas waktu transfer, seharusnya De Gea tetap bermain, ujarnya.
Membuang dia ke tim cadangan tak akan ada gunanya bila mereka ingin dia bertahan. Jadi setelah jeda internasional sekarang, seharusnya De Gea, yang tetap profesional selama saga transfernya, harusnya bermain kembali, tambahnya.
Bukan hanya itu, Keown juga mengatakan bahwa buruknya cara Louis van Gaal memperlakukan para pemainnya itu kemungkinan juga terjadi pada Victor Valdes.
Anda juga pasti berpikir bahwa perlakuan Van Gaal kepada De Gea dan juga rekannya dari Spanyol, Victor Valdes membuat Pedro akhirnya lebih memilih Chelsea, ujarnya.
Kami tak bisa melihat apa yang terjadi di ruang ganti, tapi apa yang dilakukan mantan anak asuhnya dengan mengkritik Van Gaal menunjukkan buruknya perlakuan Van Gaal. Setelah hubungan rusak, itu sulit untuk memperbaikinya, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














