Kepada Arsenal, Jangan Terlalu Mengandalkan Pemain Muda Terus Dong!
Yaumil Azis | 19 November 2021 03:20
Bola.net - Kepercayaan Arsenal terhadap pemain muda membuat Bacary Sagna khawatir. Pasalnya, mereka sangat rentan 'diterkam' kritikus dan publik ketika tampil buruk terutama pada laga penting seperti melawan Liverpool.
Pekan internasional telah berakhir, dan Arsenal akan kembali beraksi. Liverpool akan menjadi lawan mereka dalam partai lanjutan Premier League hari Minggu (21/11/2021) mendatang di Anfield.
Arsenal punya modal kepercayaan diri tinggi untuk melawan Liverpool. Setelah menelan hasil buruk di tiga pertandingan awal, mereka kini telah meraih delapan kemenangan dari 10 laga terakhirnya di semua kompetisi.
Dan tidak bisa dimungkiri kalau pemain muda menjadi pilar penting di balik kecemerlangan Arsenal. Emile Smith Rowe, Bukayo Saka hingga pemain baru seperti Albert Sambi Lokonga sangat sulit untuk ditinggalkan di bangku cadangan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Membahayakan Kesehatan Mental Pemain
Kepercayaan Arsenal terhadap pemain muda memang sudah menjadi tradisi. Ada banyak sosok hebat yang wajib berterima kasih kepada the Gunners karena sudah memberi kesempatan buat mereka unjuk gigi di partai besar pada usia belia.
Bacary Sagna pun adalah sosok yang bisa merasakan manfaat bermain di Arsenal sebagai penggawa muda. Tetapi ia merasa khawatir karena sejumlah pilar penting the Gunners saat ini berusia lebih muda darinya ketika pertama kali bergabung.
"Anda tidak bisa mengandalkan anak-anak muda. Mereka masih 19, 20 tahun dan orang-orang menaruk beban yang sangat besar kepada mereka, bersamaan dengan kritik di media sosial," ujar Sagna kepada Metro.co.uk.
"Semua tekanan ini bisa memberikan impak buruk terhadap kesehatan mental mereka. Saya senang situasi sudah banyak berubah dan perubahannya seperti waktu saya melewatinya," lanjutnya.
Beda dengan Dirinya Dulu
Sagna mengenang kembali masa-masa ketika dirinya masih memperkuat Arsenal. Ia tahu persis beban besar yang ada di pundaknya saat itu, dan tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan pemain yang lebih muda diberikan beban serupa.
"Ketika saya bermain buruk, saya ingin sembunyi dan berdiam diri di atas tempat tidur, padahal usia saya lebih tua," kata pria yang juga pernah memperkuat Manchester City tersebut.
"Jadi, coba bayangkan bagaimana anak-anak itu saat harus menghadapinya. Saya tidak begitu yakin bisa mengatasi hal semacam itu dengan baik," pungkasnya.
(Metro.co.uk)
Baca juga:
- Bukan ke Barcelona, Pierre-Emerick Aubameyang Bakal Gabung Man City?
- Jadwal Premier League Pekan Ini, Ada Big Match Liverpool vs Arsenal
- Berubah Pikiran, Arsenal Bakal Beri Kontrak Baru untuk Alexandre Lacazette?
- 3 Agenda Besar Arsenal di Bursa Transfer: Pemain Bintang, Lacazette, dan Saliba
- Smith Rowe Pakai Nomor 10 di Arsenal: Awalnya Diragukan, Kini Bersinar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
















