Kesalnya Pelatih Brighton Usai Dikalahkan Arsenal: Gak Niat Main Bola, Cuma Buang Waktu!
Richard Andreas | 5 Maret 2026 07:04
Bola.net - Pertandingan antara Brighton dan Arsenal (0-1) di Amex Stadium pada Rabu malam berakhir dengan tegangan tinggi. Arsenal pulang dengan kemenangan tipis, tetapi suasana memanas setelah peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Brighton Fabian Hurzeler melontarkan kritik tajam terhadap pendekatan permainan Arsenal. Ia menilai tim asuhan Mikel Arteta sengaja memanfaatkan celah aturan dan menggunakan taktik buang waktu untuk mengamankan kemenangan.
Kemenangan tersebut memang penting bagi Arsenal dalam persaingan gelar Premier League. Namun, di sisi lain, hasil itu juga memicu perdebatan tentang cara The Gunners mengelola pertandingan di lapangan.
Gol Cepat Saka Jaga Laju Arsenal

Arsenal memastikan kemenangan 1-0 atas Brighton berkat gol cepat Bukayo Saka pada menit kesembilan. Hasil itu menjaga posisi mereka di puncak klasemen Premier League.
Tambahan tiga poin membuat Arsenal kini unggul tujuh poin setelah Manchester City hanya bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest. Sementara itu, Brighton masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen.
Meski kehilangan William Saliba akibat cedera pergelangan kaki, Arsenal tetap mampu bertahan dari tekanan tuan rumah.
Brighton tampil dominan dengan penguasaan bola lebih besar dan mencatatkan 11 tembakan, dibandingkan tujuh milik Arsenal.
Hurzeler Tuduh Arsenal Manipulasi Ritme Pertandingan

Usai laga, Fabian Hurzeler tidak menyembunyikan kekecewaannya saat berbicara kepada media. Ia menilai Arsenal datang tanpa niat memainkan sepak bola menyerang dan lebih fokus mengganggu ritme pertandingan.
Pelatih Brighton itu juga menyoroti dominasi statistik timnya sepanjang pertandingan. Ia menilai Brighton sebenarnya mampu mengendalikan permainan meski gagal menciptakan cukup peluang di area akhir.
“Hanya ada satu tim yang mencoba bermain sepak bola hari ini,” ujar Hurzeler.
“Statistik tidak pernah berbohong. Kami hanya kebobolan satu tembakan tepat sasaran. Kami memang kurang efektif. Di sepertiga akhir kami seharusnya bisa menciptakan lebih banyak peluang.”
Kritik tersebut juga berkaitan dengan kekhawatiran yang sebelumnya disampaikan Hurzeler sebelum pertandingan. Ia menilai Arsenal kerap memanfaatkan celah aturan untuk memperlambat permainan.
Trik Arsenal Hentikan Permainan
Lebih lanjut, menurutn Hurzeler, berbagai upaya penghentian permainan, termasuk intervensi medis di akhir pertandingan, membuat tempo laga menjadi sangat terputus-putus.
“Jika mereka memenangkan Premier League, tidak ada yang akan bertanya bagaimana mereka memenangkannya,” kata Hurzeler.
"Memang pada akhirnya ini soal aturan. Jika wasit membiarkan semuanya, saat ini mereka membuat aturan mereka sendiri."
“Saya hanya ingin bertanya satu hal. Apakah Anda pernah melihat pertandingan Premier League di mana seorang kiper jatuh tiga kali?” tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Gabriel Magalhaes
Hasil Brighton vs Arsenal: Gol Cepat Bukayo Saka Jaga The Gunners di Puncak
Legenda Man United Sentil Arsenal dan Man City: Tak Layak Juara Liga Inggris 2025/2026!
Analisis Taktik Arsenal vs Chelsea: Saat Cole Palmer dan Enzo Fernandez Nyaris Membongkar Pertahanan The Gunners
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


