Kesan Kai Havertz Main di Premier League: Capek Bos!
Serafin Unus Pasi | 10 Oktober 2020 23:20
Bola.net - Sebuah pengakuan dibuat oleh Kai Havertz. Playmaker anyar Chelsea itu mengakui bahwa Premier League jauh lebih melelahkan dari Bundesliga.
Havertz merupakan salah satu pemain yang bergabung dengan Chelsea di musim panas ini. Ia bergabung dari Bayer Leverkusen setelah ia tampil menawan di Bundesliga dalam dua musim terakhir.
Namun awal karir Havertz di Chelsea tidak berjalan mulus. Ia masih belum tampil optimal terutama di ajang Premier League.
Havertz mengakui ia mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan Premier League. "Situasinya sulit bagi saya, k,arena Premier League merupakan liga yang benar-benar berbeda," ujar Havertz kepada laman resmi Chelsea.
Baca komentar lengkap sang playmaker di bawah ini.
Sangat Melelahkan
Havertz menyebut Premier League jauh lebih melelahkan karena intensitas dan kecepatannya yang tinggi.
"Premier League jauh lebih intens, dan saya menyadari itu di beberapa pertandingan pertama. Intensitas duel dan di liga ini banyak berlari. Ini liga yang benar-benar berbeda dan ini sangat melelahkan."
"Bukannya Bundesliga lebih buruk, tapi saya melihat ada beberapa perbedaan. Salah satunya adalah tidak ada pemain yang buruk atau rata-rata di sini, semua pemain di EPL berada di level tertinggi."
Tingkatkan Performa
Havertz mengaku bahwa ia sudah mulai terbiasa dengan Premier League. Namun ia masih ingin meningkatkan performanya.
"Sejauh ini segalanya berjalan dengan baik untuk saya, namun saya masih bisa lebih baik lagi. Saya ingin lebih baik dari pekan ke pekan."
"Hattrick itu [vs Barnsley] sangat bagus untuk saya. Situasinya sempat sulit karena saya baru berlatih bersama klub selama lima atau enam hari, lalu saya langsung bermain. Namun saya tahu butuh waktu agar segalanya berada dalam kondisi yang bagus." ujarnya.
Laga Berikutnya
Havertz baru akan berlaga bersama Chelsea pekan depan.
The Blues akan menjamu Southampton di Stamford Bridge pada tanggal 17 Oktober mendatang.
(Chelsea FC)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









