Kesuksesan Liverpool Saat Ini Tak Lepas dari Peran Philippe Coutinho
Dimas Ardi Prasetya | 30 Desember 2019 17:53
Bola.net - Legenda Liverpool Graeme Souness menyebut The Reds menjadi tim yang hebat justru setelah mereka melego Philippe Coutinho ke Barcelona.
Coutinho dibeli oleh Liverpool dari Inter Milan. Saat itu pemain Brasil tersebut bisa dikatakan gagal berkembang di klub Serie A tersebut.
Di Liverpool, Coutinho dipoles oleh Brendan Rodgers jadi pemain top dunia. Ia pun tetap jadi andalan Jurgen Klopp setelah Rodgers hengkang dari Anfield.
Namun demikian, Coutinho tak kuasa menahan godaan Barcelona. Akhirnya setelah tarik ulur berbulan-bulan, Liverpool terpaksa merelakannya pindah dari Anfield ke Camp Nou pada Januari 2018.
Uang penjualan Coutinho sendiri kemudian digunakan untuk membiayai perekrutan Virgil Van Dijk dari Southampton plus Alisson Becker dari AS Roma. Pada akhirnya Van Dijk dan Alisson menjadi sosok penting yang membuat Liverpool tampil lebih solid sementara di Barcelona, Coutinho kesulitan beradaptasi.
Jadi Tim yang Sangat Bagus
Sejak Philippe Coutinho pergi, Liverpool mampu menjadi juara Liga Champions dan UEFA Super Cup. Mereka juga jadi juara dunia dan kini berpeluang besar untuk menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya.
Menurut Souness, Liverpool menjadi tim yang sukses sekarang ini berkat Coutinho. Sebab kepergiannya justru membuat The Reds bisa mendatangkan pemain yang tepat untuk memperkuat tim.
“Mungkin, untuk penonton yang netral, mereka tim yang lebih baik untuk ditonton beberapa tahun yang lalu," ujarnya pada Sky Sports.
"Tapi ketika mereka menyingkirkan Coutinho dan membawa Van Dijk dan Alisson, saat itulah mereka melakukan lompatan itu," ujarnya.
"Tiba-tiba mereka adalah tim yang sangat bagus," sambung Souness.
Belum Juara
Saat ini, Liverpool berada di peringkat pertama klasemen sementara Premier League dengan raihan 55 poin dari 19 laga. Mereka unggul 13 poin dari Leicester City yang sudah bermain 20 kali.
Liverpool pun dianggap sudah pasti akan bisa menggenggam gelar juara liga musim 2019-20 ini. Namun Jurgen Klopp menegaskan bahwa The Reds belum dipastikan juara, apalagi karena kompetisi masih separuh jalan.
“Ada jalan panjang untuk kita semua," seru Klopp.
“Semua orang bertanya seperti apa rasanya di 2019. Tim 2019 saya brilian tapi itu tidak penting, kami menghitung musim, bukan tahun," tegasnya.
“Musim 2019-20 belum berakhir. Kami setengah jalan di sana. Ada 19 game untuk dimainkan. Itu banyak. Dan mungkin 19 dari mereka akan seperti ini malam ini, karena berbagai alasan," serunya.
Liverpool akan membuka laga di Premier League tahun 2020 dengan bermain melawan Sheffield United. Pertandingan ini akan dihelat di Anfield, Jumat (03/01/2020) dini hari WIB.
(sky sports)
Baca Juga:
- Berstatus Bintang di Liverpool, Sadio Mane Tetaplah Sosok Sederhana
- Liverpool Kukuh di Puncak Klasemen Premier League, Begini Sesumbar Kocak Para Fans
- Liverpool Dominan, Van Dijk: Kami Masih Bisa Meningkat
- VAR Tak Nyatakan Van Dijk Handball, Begini Penjelasannya
- Statistik Gemilang Liverpool di 2019: Hanya Sekali Kalah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41














