Keterpurukan MU Bukan Salah Solksjaer, Lalu Siapa yang Salah?
Asad Arifin | 23 April 2019 10:43
Bola.net - - Manchester United saat ini sedang berada dalam periode yang buruk. Setan Merah sedang terpuruk. Namun, semua hal buruk yang terjadi disebut bukan semata salah dari Ole Gunnar Solksjaer. Lantas, siapa yang salah?
Buruknya performa Manchester United bisa dilihat dari performa mereka dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Paul Pogba dan kolega hanya sekali meraih kemenangan, empat laga sisanya mereka menelan kekalahan.
Bahkan, dalam dua laga terakhir, ada tujuh gol yang bersarang di gawang David De Gea. United kalah dengan skor 3-0 atas Barcelona di Liga Champions. Lantas, dibantai Everton dengan skor 4-0 pada laga Premier League di Goodison Park.
Simak ulasan dari Chris Sutton ihwal siapa yang salah di balik terpuruknya Manchester United selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bukan Salah Solksjaer
Mantan bintang Premier League, Chris Sutton, menilai rangkaian hasil buruk yang diraih Manchester United bukan salah Ole Gunnar Solksjaer. Bahkan, Sutton menilai jika manajer asal Norwegia tersebut sudah melakukan tugas dengan benar.
"Sekarang bukan waktunya untuk buru-buru menyalahkan Ole Gunnar Solksjaer. Keterpurukan United di bulan April ini hanya menyoroti bagian besar dari kegagalan United membeli pemain di bulan Desember," ulas Chris Sutton di Daily Mail.
"Solksjaer telah mengembalikan percaya diri ke tim yang sudah kehilangan itu pada era Jose Mourinho. Seandainya Solkasjaer memulai sejak awal musim, United akan berada di posisi ketiga Premier League, hanya empat tertinggal empat poin dari Man City," sambung Chris Sutton.
Manchester United sendiri saat ini ada di posisi ke-6 klasemen Premier League pada pekan ke-35. Setan Merah baru mengumpulkan 64 poin. Sementara, Man City melesat di papan atas dengan raihan 86 poin.
Salahkan Kebijakan Transfer Klub
Pada awal kedatangannya, Solksjaer mampu memberikan dampak positif pada para pemain United. Mereka melaju mulus, bukan hanya di Premier League tapi juga di Liga Champions. Performa Setan Merah sepanjang Desember hingga Februari sangat bagus.
"Perbaikan yang dilakukan pada rezim Solksjaer menutupi buruknya perekrutan pemain Manchester United dalam lima tahun terakhir. Kekalahan telak dari Everton dan Barcelona adalah tanda bahwa tim ini butuh operasi besar [membeli pemain]."
"Meskipun kekalahan atas Everton jadi kenyataan yang begitu pahit bagi fans Manchester United, tapi itu bisa menjadi sebuah berkah tersembunyi bagi mereka," tutup Chris Sutton.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















