Ketika Bos Chelsea Membantu Arsenal Jadi Lebih Kuat, Blunder Besar?
Richard Andreas | 15 Agustus 2019 13:30
Bola.net - Transfer David Luiz dari Chelsea ke Arsenal dinilai bisa jadi salah satu kesalahan besar Frank Lampard. Bos anyar The Blues itu mengambil risiko besar dengan melepas pemain seperti Luiz.
Tanpa rumor apa pun, Arsenal tiba-tiba mengumumkan pembelian David Luiz pada deadline day Premier League. Unai Emery memang membutuhkan bek, tapi tidak ada yang menduga jawaban itu ada di klub tetangga.
Yang tak kalah mengejutkan adalah sikap Chelsea. Sudah jelas Arsenal merupakan salah satu rival mereka dalam persaingan mengamankan empat besar, tapi entah mengapa Lampard mau melepas Luiz pada rival.
Lampard terbilang membantu Arsenal memperkuat skuad. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Blunder Lampard?
Luiz boleh jadi sudah tidak lagi muda, tapi dia merupakan bek senior dengan segudang pengalaman yang berani memegang bola di wilayah pertahanan sendiri. Kehilangan Luiz berarti kehilangan kemampuan membangun serangan dari belakang.
"Dia [Lampard] telah melepas David Luiz dan dia telah memperkuat tim lawan, lawan yang sepadan, yang juga bertarung untuk satu tempat di empat besar," buka analis Premier League, Paul Merson kepada Express.
"Saya pernah pergi melihat Chelsea bermain. Mereka berusaha bermain dari belakang, dan Luiz adalah satu-satunya pemain yang bisa melakukannya, dia adalah satu-satunya pemain yang nyaman membawa bola."
Membantu Arsenal
Artinya, Lampard telah kehilangan satu variasi taktik dengan kepergian Luiz. Kini, Luiz justru akan membantu Unai Emery mewujudkan taktik ofensif agresif. Luiz bisa memberikan umpan panjang yang akurat, juga berani membawa bola.
"Saya kira David Luiz adalah pembelian top untuk Arsenal. Dia bisa bermain, dia bisa melepaskan umpan diagonal jauh pada siapa pun di lapangan," imbuh Merson.
"Dia bisa menemukan posisi rekannya, dia akan mencetak gol-gol. Saya kira Arsenal berada di persaingan untuk menembus empat besar, sungguh," tandasnya.
Sumber: Express
Baca Juga:
- Lampard: Saya tak Ingin Mengeluh, Tapi Kami Agak Frustasi
- Momen Ketika N'Golo Kante 'Dikeroyok' Pemain Liverpool
- Liverpool vs Chelsea: Siapa yang Melempem, Siapa yang Bersinar di Piala Super Eropa
- UEFA Super Cup: Lampard Tetap Beri Pujian pada Skuad Chelsea
- Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Sadio Mane
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 12:41
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59










