Ketikan Berujung Penjara, Bocah 17 Tahun Ditangkap Polisi Karena Komentar Buruk ke Istri Kai Havertz
Asad Arifin | 22 Januari 2025 12:06
Bola.net - Kepolisian wilayah Hertfordshire menangkap seorang pemuda berusia 17 tahun, yang mengirim pesan buruk pada istri Kai Havertz. Kasus ini tak lepas dari hasil buruk Arsenal di Piala FA beberapa waktu lalu.
Arsenal berjumpa MU pada matchday ketiga Piala FA musim 2024/2025, 12 Januari 2025 lalu. Pada duel yang dimainkan di Stadion Emirates itu, The Gunners kalah adu penalti setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan extra time.
Pada babak adu penalti, Arsenal menelan kekalahan dengan skor 3-5 dari MU. Satu dari empat pemenang penalti Arsenal gagal, Kai Havertz. Momen itu membuat pemain asal Jerman itu dapat banyak kritik dari fans.
Buruknya, yang diterima mantan pemain Bayer Leverkusen bukan hanya kritik. Bahkan, istri Havertz, Sophia Weber, turut jadi korban. Dia mendapat beberapa pesan buruk dari netizen. Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Pengirim Pesan pada Istri Kai Havertz Ditangkap Polisi

Kai Havertz jadi pemain yang dicecar oleh netizen setelah Arsenal kalah dari MU. Dia dapat banyak komentar buruk. Namun, situasi lebih buruk dialami istrinya, Sophia Weber, yang kini sedang mengandung anak pertama dengan Havertz.
Sophia Weber sempat mengunggah beberapa pesan buruk dari netizen kepadanya. Salah satu pesan itu terkait dengan bayi yang ada di kandungannya.
Arsenal mengambil tindakan tegas melihat kejadian tersebut. Mereka menyewa perusahaan teknologi Signify untuk mencari identitas sang pengirim pesan. Kepolisian wilayah Hertfordshire juga melakukan penyelidikan.
Akhirnya, Kepolisian Hertfordshire berhasil menemukan pelaku yang mengirim pesan buruk pada istri Kai Havertz. Remaja berusia 17 tahun dari St Albans ditangkap. Dia memang dibebaskan dengan jaminan, akan tetapi proses penyelidikan terus berjalan.
Perlu Bijak Berkomentar di Media Sosial

Kasus yang menimpa Kai Havertz dan istri harusnya jadi pembelajaran bagi semua pihak. Memberikan komentar buruk pada pemain atau keluarganya karena performa minor di lapangan bukanlah langkah yang tepat.
"Kita benar-benar harus melakukan sesuatu tentang hal itu, karena menerima itu dan menyembunyikannya memiliki konsekuensi yang mengerikan," kata manajer Arsenal, Mikel Arteta.
"Itu adalah sesuatu yang harus kita hilangkan dari permainan karena sangat sinis dan bergantung pada hasil suatu tindakan. Tidak ada industri lain yang seperti ini," tegas pria asal Spanyol tersebut.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













