Kisah Kesabaran Mikel Arteta: Setahun Menanti, Kepingan Puzzle yang Hilang Itu Akhirnya Tiba di Arsenal
Editor Bolanet | 7 Juli 2025 15:12
Bola.net - Setelah melalui penantian yang panjang, manajer Arsenal, Mikel Arteta, akhirnya mendapatkan kepingan puzzle yang hilang dari lini tengah impiannya. Gelandang asal Spanyol, Martin Zubimendi, telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar The Gunners.
Transfer senilai 51 juta Pounds ini sejatinya bukanlah sebuah langkah instan yang diambil karena panik. Ini adalah buah dari kesabaran, perencanaan matang, dan strategi transfer jangka panjang yang telah dirancang oleh Arsenal selama lebih dari satu tahun terakhir.
The Gunners harus bekerja ekstra keras untuk merayu sang pemain yang dikenal sangat setia pada kampung halamannya dan bahkan sempat menolak tawaran dari klub besar lain. Namun, pendekatan personal dari Mikel Arteta dan visi yang ditawarkan oleh klub pada akhirnya menjadi kunci keberhasilan.
Mari kita selami lebih dalam kisah menarik di balik layar transfer Martin Zubimendi, bagaimana Arsenal dengan sabar menunggunya, dan mengapa ia dianggap sebagai rekrutan yang akan menyempurnakan skuad Meriam London.
Buah Kesabaran Arteta Selama Setahun

Keinginan Mikel Arteta untuk mendatangkan Martin Zubimendi ke Emirates Stadium bukanlah sebuah cerita baru. Sang manajer bahkan sudah memasukkan namanya dalam rencana transfer utama sejak jendela transfer musim panas tahun lalu.
Saat itu, Arteta ingin memboyong Zubimendi bersamaan dengan rekan setimnya di Real Sociedad, Mikel Merino. Namun, klub asal Spanyol itu hanya bersedia melepas satu pemain bintangnya, sehingga Arsenal pun dengan sabar mendatangkan Merino lebih dulu sambil terus "menanam benih" untuk transfer Zubimendi di masa depan.
Penantian panjang ini akhirnya terbayar lunas dengan kedatangan sang gelandang idaman pada musim panas ini. Zubimendi dianggap sebagai sosok jangkar lini tengah impian yang akan menyempurnakan strategi permainan yang diinginkan oleh Arteta.
Kesabaran Arsenal ini juga terbukti menjadi strategi yang ampuh untuk menaklukkan hati sang pemain. Ia yang sebelumnya dikenal sangat enggan untuk pindah dari Real Sociedad, akhirnya luluh oleh pendekatan personal dan visi jangka panjang yang ditawarkan The Gunners.
Menaklukkan Hati Sang 'Anak Rumahan'

Mendatangkan Martin Zubimendi bukanlah sebuah tugas yang mudah bagi Arsenal. Sang pemain dikenal sebagai 'anak rumahan' yang sangat enggan meninggalkan kampung halamannya di San Sebastian setelah 15 tahun lamanya mengabdi untuk Real Sociedad.
Loyalitasnya yang tinggi ini terbukti saat ia dengan tegas menolak pinangan dari Liverpool pada musim panas lalu karena merasa belum siap untuk pindah. Namun, minat yang tulus dan pendekatan yang konstan dari Arsenal, terutama dari Mikel Arteta, pada akhirnya berhasil mengubah pendiriannya.
"Begitu saya membuat keputusan untuk pergi, saya langsung memantapkan pilihan pada Arsenal karena saya pikir gaya bermain mereka sangat cocok untuk saya," kata Zubimendi di situs resmi Arsenal. "Ini adalah tim yang muda, sangat termotivasi, dan ambisius."
"Andrea Berta dan Mikel Arteta merawat saya dengan sangat baik, membuat saya tidak memiliki keraguan sama sekali. Ini adalah momen yang sangat besar dalam karier saya. Ini adalah kepindahan yang saya cari; yang ingin saya wujudkan," ungkapnya.
Kepingan Puzzle yang Sempurna
Martin Zubimendi didatangkan bukan tanpa alasan, ia dianggap sebagai rekrutan yang akan memberikan dampak signifikan bagi kekuatan Arsenal. Ia memiliki kemampuan luar biasa untuk mengontrol permainan, mengatur tempo, dan dibekali dengan mentalitas yang kuat sebagai seorang juara Euro.
Salah satu keunggulannya yang jarang cedera juga menjadi nilai plus yang sangat krusial bagi The Gunners, mengingat badai cedera yang mereka alami musim lalu. Kehadirannya diyakini bisa memaksimalkan potensi rekan duetnya di lini tengah, Declan Rice, dan juga sahabatnya, Mikel Merino.
"Mereka telah menunjukkan potensi mereka baru-baru ini, dan saya yakin yang terbaik masih akan datang," ujarnya, menunjukkan keyakinan pada proyek jangka panjang Arsenal.
"Begitu Anda menginjakkan kaki di sini, Anda menyadari betapa besarnya klub dan tim ini. Tentu saja, ini perubahan besar, tapi saya siap untuk memulai," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benfica vs Real Madrid: Ketika Sang Murid Menguji Kesaktian Sang Guru
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:46
-
Prediksi M. Tel-Aviv vs Bologna 30 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 28 Januari 2026, 16:46
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:45
-
Prediksi Real Betis vs Feyenoord 30 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 28 Januari 2026, 16:34
-
Dua Kiat Borussia Dortmund untuk Kalahkan Inter Milan
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:32
LATEST UPDATE
-
Proliga 2026: Misi Sapu Bersih Gresik Phonska Plus di GOR Tri Dharma
Voli 28 Januari 2026, 19:22
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Dua Suporter The Blues Ditusuk Ultras di Naples
Liga Champions 28 Januari 2026, 18:18
-
Tempat Menonton Arsenal vs Kairat Almaty: Jadwal UCL dan Live Streaming di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 18:10
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 17:48
-
Saksikan HSS Series 7 Eksklusif di Vidio, Begini Cara Nontonnya
Olahraga Lain-Lain 28 Januari 2026, 17:40
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 17:32
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04








