Jason Donovan Yusuf Jadikan Kejurnas Akuatik 2026 Ajang Pemanasan, Bidik Performa Terbaik Jelang Asian Games

Bola.net - Perenang andalan Indonesia, Jason Donovan Yusuf, ambil bagian dalam Kejurnas Akuatik 2026. Ajang ini dimanfaatkannya sebagai tahap awal persiapan menuju Asian Games 2026 di Jepang.
Jason datang dengan status sebagai salah satu atlet terbaik Indonesia. Ia sebelumnya mencatat prestasi gemilang pada SEA Games 2025 dengan dua medali emas.
Medali tersebut diraih dari nomor 100 meter dan 50 meter gaya punggung putra. Capaian itu mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung renang nasional.
Meski demikian, Jason tidak ingin memaksakan diri di Kejurnas kali ini. Ia menyadari kondisi fisiknya belum sepenuhnya kembali ke level terbaik.
Fokus utamanya adalah mencatat waktu kompetitif sebagai bagian dari proses pemulihan performa. Pendekatan ini diambil agar tetap berada di jalur menuju target utama tahun ini.
"Target aku di kejurnas ini mungkin mendekati best time aja, karena ini abis dari SEA Games juga mungkin kondisi badan gak se-fit di SEA Games, jadi mendekati best time sudah cukup sih," ujar Jason kepada wartawan di Stadion Akuatik GBK, Selasa (28/4/2026).
Kejurnas Akuatik 2026 sendiri digelar dalam dua tahap. Fase pertama berlangsung pada 28 April hingga 1 Mei untuk cabang renang dan polo air, sedangkan tahap kedua pada 5–7 Mei mempertandingkan renang artistik dan loncat indah.
Persaingan Ketat di Level Nasional

Meski memiliki reputasi besar, Jason tetap mewaspadai persaingan di dalam negeri. Ia menilai kualitas perenang Indonesia cukup merata dan kompetitif.
Menurutnya, atmosfer kompetisi nasional tetap memberikan tantangan tersendiri. Hal itu menjadi indikator penting bagi kesiapan atlet di level regional.
"Menurut aku sih untuk level Indonesia ini masih bagus, jadi kayak di Asia Tenggara pun juga masih bisa bersaing, jadi untuk lawan negara sendiri juga masih tetap ada persaingan yang ketat," papar Jason.
Persaingan tersebut langsung terasa sejak hari pertama perlombaan. Jason harus puas finis di posisi kedua pada nomor 101-100 freestyle men.
Ia kalah dari Kevin Erlangga Prayitno yang berhasil merebut medali emas. Hasil ini menunjukkan bahwa peta kekuatan renang nasional terus berkembang.
Fokus Jangka Panjang Menuju Asian Games 2026

Kejurnas Akuatik 2026 menjadi bagian dari strategi jangka panjang Jason. Ia memanfaatkannya sebagai sarana mengembalikan kondisi fisik dan meningkatkan performa.
Target utama tetap diarahkan pada Asian Games 2026. Oleh karena itu, pendekatan latihan dan kompetisi dilakukan secara bertahap.
"Iya bisa dibilang ini pemanasan buat Asian Games. Jadi ntar di Asian Games lebih fokus lagi, lebih fit lagi badannya, latihannya lebih dikerahin lagi buat di Asian Games," papar Jason Donovan Yusuf.
Dengan pendekatan tersebut, Jason berharap bisa mencapai puncak performa pada saat yang tepat. Konsistensi dalam proses menjadi kunci untuk bersaing di level Asia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 27 September 2026 18:51Prestasi Renang Indonesia di Asian Games 2026: 7 Rekor Nasional dan 9 Final
-
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026 21:30Perenang Indonesia Finis di Peringkat 6 Men's Backstroke 50m Asian Games 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 12 Oktober 2026 15:45Joshua Putra Setiawan dan Roy Keane Rajai DNC Vol. 2 2026
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
