Kisruh Chelsea: Liam Rosenior Cuma Korban, Masalah Sebenarnya Ada di Ruang Ganti dan Manajemen
Ari Prayoga | 23 April 2026 09:50
Bola.net - Krisis yang melanda Chelsea kembali memakan korban. Kali ini, Liam Rosenior harus angkat kaki dari kursi manajer setelah rentetan hasil buruk yang mencapai titik nadir usai kekalahan telak dari Brighton, Rabu (22/3/2026) dini hari WIB.
Keputusan pemecatan ini memang terasa tak terhindarkan. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, Rosenior bukanlah satu-satunya pihak yang patut disalahkan atas keterpurukan The Blues musim ini.
Rosenior ditunjuk pada Januari lalu menggantikan Enzo Maresca. Penunjukan tersebut sejak awal sudah menuai keraguan, mengingat minimnya pengalaman Rosenior di level tertinggi, apalagi di Premier League.
Meski demikian, ia sempat memberi harapan. Tujuh kemenangan dari sembilan laga awal, termasuk kemenangan penting di markas Napoli yang memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions, menjadi bukti kapasitasnya sebagai pelatih muda potensial.
Namun, segalanya berubah drastis. Kekalahan agregat memalukan 2-8 dari PSG di Liga Champions menjadi titik balik kehancuran. Sejak saat itu, performa Chelsea anjlok tajam.
Pemain Jadi Sorotan: Kurang Disiplin dan Minim Respek

Di tengah tekanan, Rosenior sempat melontarkan kritik keras terhadap para pemainnya, menyebut performa mereka “tidak dapat diterima”. Pernyataan itu kini terasa relevan.
Nama-nama senior seperti Enzo Fernandez dan Marc Cucurella justru memperkeruh situasi. Keduanya secara terbuka mengkritik keputusan klub, termasuk kepergian Maresca. Sikap ini mencerminkan kurangnya disiplin dan rasa hormat dalam skuad.
Tak hanya itu, Chelsea juga tercatat selalu kalah dalam duel jarak tempuh di seluruh 34 pertandingan liga musim ini—indikasi nyata lemahnya etos kerja tim.
Taktik Dipertanyakan, Tapi Bukan Akar Masalah

Secara taktik, Rosenior memang tak luput dari kritik. Pendekatan defensif saat menghadapi Arsenal di semifinal Carabao Cup menjadi salah satu contoh keputusan yang dipertanyakan.
Namun, masalah utama tampaknya lebih dalam dari sekadar strategi. Kebocoran informasi internal, seperti kabar kondisi Cole Palmer dan Joao Pedro yang bahkan disebut bocor dari pihak tak terduga, menunjukkan rapuhnya manajemen internal klub.
Manajemen Chelsea Tak Bisa Lepas Tangan

Di balik semua ini, sorotan besar seharusnya juga diarahkan kepada jajaran petinggi klub. Nama seperti Behdad Eghbali bersama direktur olahraga Paul Winstanley dan Laurence Stewart memegang peran krusial dalam menentukan arah klub.
Sejak diambil alih oleh BlueCo, Chelsea telah menghabiskan lebih dari £1,2 miliar untuk membangun skuad.
Namun ironisnya, investasi besar itu belum mampu menghasilkan stabilitas, bahkan justru menghadirkan lima pergantian manajer dalam waktu kurang dari empat tahun.
Chelsea di Persimpangan Jalan

Secara finansial, situasi ini bukan sekadar krisis olahraga. Dengan beban utang yang terus meningkat dan nilai aset klub yang terancam menurun, kegagalan di lapangan berpotensi berdampak serius dalam jangka panjang.
Kegagalan lolos ke Liga Champions bukan hanya soal prestise, tetapi juga menyangkut pemasukan vital klub.
Rosenior mungkin sudah pergi, tetapi persoalan Chelsea masih jauh dari selesai. Jika tidak segera dibenahi, klub asal London Barat itu berisiko semakin terpuruk, bukan hanya sebagai tim, tetapi juga sebagai institusi sepak bola modern.
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

