Kisruh Kasus Lampard, Reputasi Man City Hancur
Editor Bolanet | 10 Januari 2015 10:14
- Reputasi Manchester City baik di Inggris maupun di luar negeri telah hancur. Hal itu terkait kisruh kasus transfer Frank Lampard yang melibatkan The Citizens dan klub MLS, New York City FC.
Saat ini City tengah berusaha memulihkan reputasinya, utamanya di Amerika, setelah klub mengambil keputusan memperpanjang durasi peminjaman Lampard. Padahal seharusnya Lampard sudah mulai bergabung dengan NYCFC sejak tanggal 1 Januari lalu.
Reputasi klub kembali mendapat hantaman keras setelah City dipaksa mengakui bahwa mereka secara tidak sengaja telah memberikan informasi yang salah kepada publik terkait transfer Lampard. City sempat mengumumkan kalau Lampard sudah menandatangani 'kontrak' berdurasi dua tahun bersama NYCFC pada musim panas kemarin.
Padahal sebenarnya Lampard hanya menandatangani pra-kontrak yang tidak memiliki kekuatan hukum untuk mengikatnya. Sedangkan Lampard baru benar-benar terikat dengan kontrak peminjamannya bersama City.
Mendapat tekanan bertubi-tubi dari media dan para fans Amerika yang marah, City akhirnya mau mengakui semuanya dan kini tengah berurusan dengan pihak berwenang dari Premier League. [initial]
(dly/jrc)
Saat ini City tengah berusaha memulihkan reputasinya, utamanya di Amerika, setelah klub mengambil keputusan memperpanjang durasi peminjaman Lampard. Padahal seharusnya Lampard sudah mulai bergabung dengan NYCFC sejak tanggal 1 Januari lalu.
Reputasi klub kembali mendapat hantaman keras setelah City dipaksa mengakui bahwa mereka secara tidak sengaja telah memberikan informasi yang salah kepada publik terkait transfer Lampard. City sempat mengumumkan kalau Lampard sudah menandatangani 'kontrak' berdurasi dua tahun bersama NYCFC pada musim panas kemarin.
Padahal sebenarnya Lampard hanya menandatangani pra-kontrak yang tidak memiliki kekuatan hukum untuk mengikatnya. Sedangkan Lampard baru benar-benar terikat dengan kontrak peminjamannya bersama City.
Mendapat tekanan bertubi-tubi dari media dan para fans Amerika yang marah, City akhirnya mau mengakui semuanya dan kini tengah berurusan dengan pihak berwenang dari Premier League. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











