Klopp Jelaskan Alasan Liverpool Loyo di Babak Kedua Lawan Brighton
Dimas Ardi Prasetya | 28 Agustus 2018 01:08
- Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengakui bahwa performa anak-anak asuhnya di babak kedua lawan menurun karena mereka mengalami kebingungan.
Liverpool tampil solid di babak pertama. Mereka sukses memaksa Brighton tampil bertahan.
Beberapa peluang berhasil ditorehkan oleh The Reds. Namun kemudian cuma satu gol saja yang bisa diciptakan, melalui Mohamed Salah.
Situasi Berubah

Namun di babak kedua situasinya mulai berubah. Serangan Liverpool tampak mengendur.
Alhasil permainan Brighton mulai berkembang. Mereka mulai bisa dan berani bermain keluar dan balik menekan sang tuan rumah.
Bahkan, mereka sempat mendapat peluang emas melalui Pascal Gross melalui sundulan kepalanya hanya beberapa meter dari garis gawang. Namun peluang itu bisa ditepis oleh Alisson Becker.
Kehilangan Plot

Klopp kemudian mengatakan bahwa Liverpool kebingungan di babak kedua. Semua itu diakibatkan oleh tingginya intensitas laga tersebut.
Di babak kedua (melawan Brighton) kami kebingungan. Kebugaran, intensitas, kaki - semua hal ini. Kami memiliki situasi counter-pressing yang luar biasa di babak pertama, ujarnya seperti dilansir Sportsmole.
Di babak kedua kami tidak memilikinya sama sekali. Kami masih bermain tetapi kami tidak memenangkan bola, bukan karena mereka tidak menginginkannya tetapi karena mereka merasakan intensitasnya, terangnya.
Berita Video

Berita video komentar atlet lari gawang Indonesia, Emilia Nova, setelah meraih medali perak di Asian Games 2018.
(sm/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

