Kobbie Mainoo dan Harry Maguire Kembali Gacor: Bukti Manchester United Tak Salah Pilih Michael Carrick

Ari Prayoga | 19 Januari 2026 11:51
Kobbie Mainoo dan Harry Maguire Kembali Gacor: Bukti Manchester United Tak Salah Pilih Michael Carrick
Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Kobbie Mainoo sempat larut dalam euforia ketika Manchester United mencetak gol ketiga di masa tambahan waktu Derby Manchester. Meski gol tap-in Mason Mount akhirnya dianulir VAR, selebrasi itu menjadi simbol kebangkitan Setan Merah dalam laga yang disebut-sebut sebagai salah satu penampilan terburuk Manchester City di era Pep Guardiola.

Guardiola nyaris mengakui secara terbuka bahwa performa timnya kali ini adalah yang paling mengecewakan sepanjang satu dekade kepemimpinannya di Etihad. Sebaliknya, bagi Manchester United, ini adalah penampilan terbaik mereka sejak menaklukkan City di final Piala FA 2024.

Advertisement

Di balik kemenangan tersebut, nama Kobbie Mainoo kembali mencuat. Gelandang muda kelahiran Stockport itu menjadi figur sentral, seperti halnya saat ia menjadi penentu kemenangan di Wembley. Kembalinya Mainoo ke starting XI Liga Inggris setelah delapan bulan absen terbukti krusial.

Menariknya, Stockport, yang juga merupakan kota kelahiran Phil Foden seolah “memerah” untuk satu malam. Foden sendiri tak mampu bertahan hingga babak kedua, sementara Mainoo justru bersinar sebagai satu-satunya pemain senior asli Manchester di skuad United.

1 dari 4 halaman

Carrick jadi Angin Segar untuk Mainoo

Carrick jadi Angin Segar untuk Mainoo

Pelatih Manchester United, Michael Carrick merayakan gol ke gawang Manchester City di Derby Manchester, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Penunjukan Michael Carrick sebagai bagian dari staf kepelatihan membawa angin segar bagi Mainoo, yang sebelumnya melewati sekitar 14 bulan sulit di bawah Ruben Amorim. Carrick, yang memiliki karakter permainan serupa sebagai gelandang, langsung mempercayai Mainoo sebagai starter.

Perubahan peran Bruno Fernandes juga berpengaruh besar. Meski tampil impresif sebagai gelandang bertahan musim ini, Fernandes sejatinya adalah spesialis nomor 10.

Kembalinya ia ke peran asli memberi ruang bagi Mainoo untuk mengisi area gelandang serang di tengah. Dalam sekejap, Mainoo bertransformasi dari penghangat bangku cadangan menjadi starter tak tergantikan, terutama di tengah krisis stok gelandang murni United.

Carrick sendiri disebut membuat manajemen klub terkesan lewat pemahamannya terhadap skuad. Hubungannya dengan Mainoo sudah terjalin sejak lama, termasuk ketika ia hadir di final FA Youth Cup 2022 di Old Trafford sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pembinaan pemain muda.

2 dari 4 halaman

Perubahan Sikap Mainoo

Perubahan Sikap Mainoo

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Perubahan sikap Mainoo di lapangan pun terasa nyata. Setelah sempat terlihat murung sepanjang musim ini, bahasa tubuhnya kini kembali menyerupai masa terobosannya pada musim 2023/24, termasuk saat ia menjadi bagian penting perjalanan Inggris ke final Euro 2024. Aksinya melewati Antoine Semenyo dengan kelincahan tinggi di babak pertama derby mengundang decak kagum penonton.

Mainoo juga tampak nyaman bermain bersama Casemiro, faktor yang diyakini memengaruhi keputusan Carrick untuk menurunkan gelandang Brasil itu ketimbang Manuel Ugarte. “Saya pikir Kobbie tampil hebat bersama Case. Mereka memberi fondasi yang kuat,” ujar Carrick.

Jika terhindar dari cedera, Mainoo hampir pasti akan tampil di sisa 16 laga Liga Inggris United musim ini. Bahkan, peluangnya kembali dipanggil ke skuad Inggris pada Maret mendatang terbuka lebar, menatap Piala Dunia yang kian dekat.

3 dari 4 halaman

Maguire Juga Impresif

Maguire Juga Impresif

Harry Maguire menanduk bola di laga Manchester United vs Manchester City, Sabtu (17/01/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Tak hanya Mainoo, sorotan juga tertuju pada Harry Maguire. Bek berusia 32 tahun itu menjalani derby pertamanya sebagai starter sejak pulih dari cedera paha yang dideritanya November lalu. Sambutan hangat dari suporter Old Trafford menegaskan statusnya sebagai favorit publik, terutama setelah gol dramatisnya ke gawang Lyon musim lalu.

Meski sempat menyia-nyiakan peluang emas di menit ketiga, Maguire tampil luar biasa. Duetnya dengan Lisandro Martinez di jantung pertahanan, yang untuk pertama kalinya kembali dipasang sejak September 2024 membuat Erling Haaland nyaris tak berkutik, hanya mencatat 14 sentuhan sepanjang laga. Clean sheet ini pun baru menjadi yang ketiga bagi United musim ini.

Carrick mengakui keputusan memainkan Maguire adalah pertaruhan. “Ini soal pengalaman. Kami tahu risikonya, tapi dia luar biasa,” katanya. Dengan latihan terbatas dalam beberapa pekan terakhir, performa Maguire menjadi bukti dedikasi dan pentingnya peran pemain senior.

Di penghujung laga, Maguire juga terlihat tergeletak di lapangan. Namun kali ini bukan karena cedera, hanya kram. Sebuah penutup simbolis dari malam penuh kebangkitan bagi Manchester United.

LATEST UPDATE