Krisis Manchester City Berlanjut, Pep Guardiola Akui Salah dan Tidak Cukup Baik Melawan MU
Editor Bolanet | 16 Desember 2024 05:45
Bola.net - Josep Guardiola menyalahkan diri sendiri atas kesulitan Manchester City saat ia mengatakan bahwa dirinya tidak cukup baik di tengah-tengah kekalahan yang diderita timnya atas Manchester United.
Man City lagi-lagi telan pil pahit saat menghadapi Man United pada laga lanjutan Premier League 2024/25. Bermain di Etihad Stadium, Minggu (15/12/2024) malam WIB, mereka kalah 1-2.
Guardiola menyaksikan timnya terpeleset di menit-menit akhir saat gol dari Bruno Fernandes dan Amad Diallo membatalkan gol yang sudah dicetak terlebih dahulu oleh Josko Gvardiol di menit-menit awal.
Man City tercatat hanya kalah empat kali dari 105 pertandingan kandang Premier League di mana mereka telah unggul di babak pertama di bawah asuhan pelatih asal Spanyol itu, dengan setengah dari kekalahan tersebut terjadi saat melawan Man United.
Simak komentar Guardiola di bawah ini.
Pep Guardiola Pasang Badan
Guardiola mengatakan setelah kekalahan dari Man United bahwa ia tidak memberikan yang terbaik untuk klub saat ini, karena ia menolak untuk menyalahkan Matheus Nunes yang menjadi biang kerok di laga tersebut.
"Saya adalah bos, manajer dan saya tidak cukup baik. Sesederhana itu," kata Guardiola.
"Saya harus menemukan cara untuk berbicara dengan mereka, melatih mereka, cara Anda harus bermain dan cara Anda harus menekan, untuk membangun serangan.
"Saya tidak cukup baik, saya tidak melakukannya dengan baik. Itulah kenyataannya.
"Jika masalahnya selalu sama, itu akan diperbaiki. Namun, kenyataannya tidak seperti itu. Matheus melakukan upaya yang luar biasa sebagai bek kiri, bermain dengan sangat, sangat, sangat bagus. Tapi itu sudah terjadi, inilah sepak bola. Kami tetap akan terus maju."
Hasil Tidak Bagus
Hasil tersebut membuat the Citizens berada di urutan kelima dalam klasemen Premier League, sembilan poin di belakang pemuncak klasemen Liverpool, dengan kekalahan tersebut merupakan yang kedelapan dalam 11 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
"Tidak banyak yang bisa dikatakan. Tidak ada pertahanan, mereka sangat gigih. Kami belum pernah kalah dalam delapan pertandingan dalam dua musim. Kami tidak bisa mempertahankan itu. Ini bukan tentang pemain ini atau itu,” kata Guardiola.
"Kami memberikan gol-gol mudah, itu jelas kesalahan kami. Kami tidak bermain dengan tenang. Hasilnya tidak bagus. Pertandingan itu tidak luar biasa. Saya tahu situasinya, saya mengerti, tetapi kenyataannya begini."
Sudah Kerahkan Segalanya
Man City akan menghadapi Aston Villa di pertandingan berikutnya, dengan laga melawan Everton dan Leicester City di bulan Desember.
Guardiola mengakui performa timnya akhir-akhir ini, dan mengatakan bahwa krisis mereka saat ini semakin parah dengan setiap kekalahan.
“Tahun ini, hal itu sudah sering terjadi, sayangnya. Kami memberikan banyak hal. Kami tidak bagus dalam cara kami bermain,” lanjutnya.
“Sebelumnya, permainan kami begitu cair. Sekarang, kami kesulitan karena alasan yang berbeda. Banyak kekalahan. Kami mengerahkan segalanya dan pertandingan hampir berakhir.
"Sekarang kami telah melakukannya dalam delapan pertandingan. Anda harus bertahan. Kami telah kehilangan banyak pertandingan. Itu sulit. Kami harus terus maju dan mencoba menemukan solusi dan mencoba memenangkan pertandingan.
"Namun saat ini, kami membutuhkan hasil untuk mengangkat suasana hati kami. Ini semakin buruk dan semakin buruk. Saya harus menemukan solusinya. Sejauh ini saya tidak menemukannya dan inilah kenyataannya.”
Sumber: BBC Sport
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2024/25
Baca Juga:
Man of the Match Manchester City vs Manchester United: Amad Diallo
Hasil Manchester City vs Manchester United: Skor: 1-2
Coret Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho di Derby Manchester, Ini Penjelasan Ruben Amorim
Diinginkan MU, Juventus: Kenan Yildiz Tidak Dijual!
Sukses Dengan McTominay, Napoli Kini Ingin Belanja Lagi di Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:00
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









