Krisis Performa: Apa Saja yang Perlu Dilakukan Ruben Amorim agar MU kembali Menang?
Gia Yuda Pradana | 30 Desember 2024 08:29
Bola.net - Manchester United akan menjamu Newcastle di pekan ke-19 Premier League 2024/2025. Pertandingan Liga Inggris antara Manchester United vs Newcastle di Old Trafford ini dijadwalkan kick-off Selasa, 31 Desember 2024, jam 03.00 WIB.
Ini mungkin bukan waktu yang tepat untuk menghadapi newcastle. Pasalnya, performa Newcastle sedang menanjak. Dalam empat laga terakhir, Newcastle selalu menang.
Newcastle menang 4-0 atas Leicester, menang 3-1 atas Brentford di Carabao Cup, menang 4-0 atas Ipswich, dan menang 3-0 atas Aston Villa.
Dalam empat laga itu, Newcastle mencetak total 14 gol dan cuma kebobolan total satu gol. Dari 14 gol tersebut, lima gol disumbangkan oleh Alexander Isak.
Sebaliknya, MU sedang mengalami krisis performa. Seperti apa kondisi mereka? Apa yang perlu dilakukan sang pelatih Ruben Amorim untuk mengembalikan timnya ke trek kemenangan? Simak ulasannya di bawah.
Periode Negatif MU

MU sedang berada dalam periode negatif. Kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan terakhir memperlihatkan banyak masalah yang harus segera diselesaikan oleh Ruben Amorim.
Dengan kebobolan sembilan gol dan hanya mencetak tiga gol, kekalahan 3-4 dari Tottenham di Carabao Cup, 0-3 dari Bournemouth di Premier League, dan 0-2 dari Wolverhampton menggambarkan krisis performa yang serius.
Ironisnya, dalam ketiga pertandingan tersebut, MU sebenarnya hampir selalu mendominasi penguasaan bola dan memiliki lebih banyak peluang. Namun, hal itu tak berbanding lurus dengan hasil akhir. Terlebih lagi, kekalahan di Molineux terjadi setelah mereka bermain dengan sepuluh orang sejak Bruno Fernandes diganjar kartu merah di awal babak kedua.
Ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa tim asuhan Ruben Amorim sedang mengalami krisis kepercayaan diri.
Cari Solusi untuk Absennya Bruno Fernandes dan Manuel Ugarte

Absennya Bruno Fernandes akibat kartu merah dan Manuel Ugarte akibat akumulasi kartu kuning menambah deretan masalah yang harus dihadapi Amorim. Fernandes merupakan pemimpin di lapangan tengah, sementara Ugarte merupakan sosok kunci dalam skema permainan Amorim.
Untuk menggantikan Fernandes sebagai kreator serangan, Amorim memiliki beberapa opsi, seperti Christian Eriksen, Alejandro Garnacho, Antony, bahkan Marcus Rashford. Namun, pilihan terbaik mungkin jatuh pada Garnacho yang perlu membuktikan dirinya di bawah arahan Amorim.
Sementara itu, untuk mengisi posisi Ugarte sebagai gelandang bertahan, Casemiro menjadi pilihan paling logis. Namun, Amorim juga bisa mempertimbangkan opsi lain seperti Eriksen atau bahkan memberikan debut Premier League kepada Toby Collyer.
Prioritas Utama: Perbaikan Sistem Pertahanan untuk Hadapi Set-Piece

Salah satu masalah besar yang harus segera diatasi Amorim adalah buruknya pertahanan set-piece. Dalam tujuh pertandingan terakhir, MU telah kebobolan enam gol dari situasi bola mati, termasuk dua gol langsung dari sepak pojok.
Amorim harus mengasah kemampuan bertahan pemain dalam situasi bola mati. Penekanan pada koordinasi antara bek dan kiper sangat penting untuk mencegah terulangnya kesalahan serupa.
Amorim sendiri mengakui bahwa aturan saat ini memungkinkan banyak kontak fisik di kotak penalti. MU harus belajar dari lawan dan memanfaatkan celah peraturan untuk mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut.
Asah Penyelesaian Akhir

Meski MU kerap unggul jumlah tembakan, efisiensi penyelesaian akhir mereka masih jauh dari memadai. Contohnya, saat melawan Tottenham (20 tembakan, 3 gol) dan Bournemouth (23 tembakan, tanpa gol).
Amorim harus mengasah penyelesaian akhir para pemainnya supaya lebih tajam di depan gawang. Dia mungkin juga perlu memberikan peran lebih besar kepada pemain seperti Rasmus Hojlund, yang memiliki potensi untuk menjadi finisher andal.
Tak kalah penting, Amorim perlu mencari komposisi yang pas untuk lini tengahnya. Dengan begitu, dia bisa memanfaatkan kombinasi lini tengah yang lebih kreatif untuk menciptakan lebih banyak peluang.
Kembalikan Kepercayaan Diri Pemain

Tiga kekalahan beruntun tak cuma memengaruhi performa, tetapi juga mental pemain. Amorim perlu menciptakan suasana yang mendukung dan memberikan motivasi agar pemain kembali percaya diri.
Mereka mungkin perlu bicara demi memahami apa saja yang menjadi permasalahan di tim. Pentingnya kerja sama tim dan komunikasi di lapangan juga perlu lebih ditekankan.
Yang jelas, Amorim punya tugas berat untuk membalikkan situasi di MU. Dia harus segera mengambil langkah konkret.
Mengatasi masalah pertahanan set-piece, menemukan solusi terbaik untuk mengatasi absennya pemain kunci, dan mengembalikan kepercayaan diri pemain menjadi langkah-langkah krusial yang harus diambil oleh pelatih asal Portugal tersebut.
Klasemen Premier League
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Cristiano Ronaldo Bela Ruben Amorim dan Kritik Manchester United
Manchester United Siapkan Tiga Pengganti Marcus Rashford: Nama Besar dari Napoli hingga Brighton
Bruno Fernandes Kena Kartu Merah, Siapa Kapten MU saat Lawan Newcastle?
Banyak Pemain Bapuk, Ruben Amorim Diminta Rombak Skuad Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Ungkap Perbedaan Besar Dilatih Hansi Flick dan Pep Guardiola, Apa Itu?
Liga Spanyol 24 September 2026, 13:40
-
Belum Habis! Cristiano Ronaldo Tegaskan Masih Sanggup Jadi Andalan Timnas Portugal
Piala Eropa 24 September 2026, 13:20
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
LATEST UPDATE
-
Xavi Hanya Butuh 10 Detik untuk Yakinkan Virgil van Dijk Tidak Pensiun dari Timnas Belanda
Piala Eropa 24 September 2026, 14:40
-
Cristiano Ronaldo Nyaris Pensiun dari Timnas Portugal usai Piala Dunia 2026!
Piala Eropa 24 September 2026, 14:20
-
Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 14:08
-
Saran untuk Carrick: Kembalikan Cunha ke Kiri, Biar Rashford yang Jadi Striker!
Liga Inggris 24 September 2026, 14:00
-
Rodri Ungkap Perbedaan Besar Dilatih Hansi Flick dan Pep Guardiola, Apa Itu?
Liga Spanyol 24 September 2026, 13:40
-
Belum Habis! Cristiano Ronaldo Tegaskan Masih Sanggup Jadi Andalan Timnas Portugal
Piala Eropa 24 September 2026, 13:20
-
Prediksi Turki vs Prancis 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 13:09
-
Prediksi Australia vs Brasil 25 September 2026
Amerika Latin 24 September 2026, 12:07
-
Prediksi Norwegia vs Denmark 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:49
-
Asian Games 2026: Herlin Aprilin Lali Sumbang Perunggu untuk Indonesia dari Kano
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 11:40
-
Prediksi Portugal vs Wales 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:31
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Prediksi Serbia vs Yunani 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 10:54
-
Live Streaming Bulutangkis Indonesia vs China Final Beregu Putra Asian Games 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 September 2026, 10:11
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

