Kritik Keras untuk Mikel Arteta, Arsenal Terlalu Penakut!
Richard Andreas | 25 September 2025 17:10
Bola.net - Gary Neville mengeluarkan kritik tajam terhadap Mikel Arteta setelah Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Manchester City di Emirates. Mantan bek Manchester United itu menganggap pendekatan taktik sang pelatih terlalu konservatif.
Neville memperingatkan Arteta akan "menyesal jika tidak melepaskan rem tangan" dalam menghadapi laga-laga penting. Kritik ini muncul terkait pilihan formasi yang dinilai terlalu defensif untuk pertandingan besar.
Keputusan Arteta menurunkan Mikel Merino dan Leandro Trossard sebagai starter menjadi sorotan utama. Di sisi lain, Bukayo Saka dan Eberechi Eze hanya mendapat tempat di bangku cadangan.
Strategi serupa pernah diterapkan saat menghadapi Liverpool bulan lalu dan kembali menuai kontroversi. Meskipun Arsenal berhasil menyamakan skor melalui gol spektakuler Gabriel Martinelli, Neville tetap menilai pendekatan tersebut kurang tepat.
Rem Tangan Arsenal yang Jadi Pola
Kritikan Neville bukan hanya fokus pada satu pertandingan melainkan sudah menjadi pola yang berulang. "Arteta punya kesempatan bermain lebih ofensif di Anfield namun tidak melakukannya," ungkap Neville dalam program Stick to Football.
"Begitu juga saat melawan City, dia tetap tidak menunjukkan keberanian lebih," tambahnya dengan nada kecewa. Mantan kapten timnas Inggris itu menilai sikap berhati-hati berlebihan ini kontraproduktif.
Neville juga menyoroti dampak psikologis keputusan tersebut terhadap skuad. Menurutnya, pencadangan Eze dan Martinelli berpotensi menimbulkan keraguan di kalangan pemain.
"Mulai ada masalah yang berkembang menjadi pola tetap," tegas Neville. Ia khawatir atmosfer negatif ini akan mempengaruhi mental tim secara keseluruhan.
Arteta berusaha membela strateginya dengan menyebut statistik penguasaan bola Arsenal mencapai 68 persen. Angka tersebut cukup impresif mengingat lawan mereka adalah tim besutan Pep Guardiola yang terkenal dominan dalam ball possession.
Rotasi dan Persaingan di Lini Tengah

Masuknya Eze pada babak kedua terbukti memberikan dampak signifikan bagi permainan Arsenal. Gelandang asal Crystal Palace itu langsung menunjukkan kualitasnya dengan memberikan assist gemilang untuk gol Martinelli.
Kontribusi Eze tersebut semakin mempertajam persaingan di lini tengah dan depan Arsenal. Kompetisi internal ini akan makin ketat dengan kembalinya Martin Odegaard dari cedera dalam waktu dekat.
Arteta kini dihadapkan pada dilema rotasi yang melibatkan beberapa nama besar. Pilihan tersebut mencakup Odegaard, Eze, Martinelli, Saka, hingga Trossard yang semuanya memiliki kualitas setara.
Dalam kemenangan 2-0 atas Port Vale di Carabao Cup, baik Eze maupun Trossard sama-sama berhasil mencetak gol. Performa positif keduanya menambah kompleksitas keputusan rotasi Arteta.
Tantangan Berikutnya untuk Arsenal
Ujian berikutnya menanti Arsenal saat bertandang ke markas Newcastle United akhir pekan ini. Tim London Utara harus tampil tanpa Odegaard, Noni Madueke, dan kemungkinan William Saliba yang masih dalam pemulihan cedera.
Situasi ini membuat kebijakan rotasi Arteta kembali menjadi perhatian publik dan media. Keputusan yang diambil akan menunjukkan apakah kritik Neville memiliki dampak terhadap filosofi pelatihan sang manajer.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


