Kutukan Wembley Berlanjut: Haaland Tak Ambil Penalti, City Kalah dari Palace
Richard Andreas | 18 Mei 2025 11:45
Bola.net - Erling Haaland kembali gagal mencetak gol di Wembley Stadium setelah keputusan mengejutkannya dalam final Piala FA melawan Crystal Palace. Saat Manchester City mendapat penalti penting, striker asal Norwegia itu memilih menyerahkan bola kepada Omar Marmoush.
Keputusan tersebut mengundang sorotan besar, apalagi Marmoush gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya ditepis Dean Henderson. Manchester City pun harus menyerah dari Palace dan gagal meraih gelar juara.
Pelatih Josep Guardiola mengaku tidak ada diskusi berarti sebelum penalti diambil. Ia menyebut keputusan eksekutor bergantung pada perasaan di momen itu, dan Marmoush dianggap lebih siap oleh rekan-rekannya.
Haaland Dikecam karena Tak Ambil Penalti

Wayne Rooney menjadi salah satu tokoh yang mengkritik keputusan Haaland. Menurut legenda Manchester United itu, seorang penyerang kelas dunia seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo tidak akan melepaskan kesempatan mencetak gol.
“Messi dan Ronaldo tidak akan pernah menyerahkan penalti di final,” ujar Rooney. “Mereka egois dan ingin mencetak gol di setiap pertandingan. Itu yang membedakan mereka dengan Haaland dan Mbappe.”
Rooney juga menilai tekanan momen besar mungkin memengaruhi mental Haaland. Ia menyebut striker berusia 23 tahun itu tampak terganggu saat melewatkan peluang, dan keputusan di Wembley bisa jadi contoh nyata dari hal itu.
Kutukan Wembley dan Statistik Buruk Haaland

Musim ini, Haaland sempat menyebut tahun 2025 sebagai “musim yang mengerikan” dalam wawancara dengan BBC Sport. Kekalahan dari Palace makin memperparah situasi, terutama karena City gagal menutup musim dengan trofi Piala FA.
Meski masih mencetak 30 gol sepanjang musim di tengah gangguan cedera, Haaland belum pernah mencetak gol dalam delapan final bersama City. Termasuk, ia kini telah gagal mencetak gol dalam enam laga berturut-turut di Wembley.
Keengganannya mengambil penalti di laga ini mungkin dipengaruhi catatan buruk dari titik putih — ia gagal dalam tiga dari tujuh penalti terakhirnya. Namun keputusan di final FA tetap menambah panjang daftar pertanyaan soal mentalitasnya di momen besar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:21
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST UPDATE
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
-
Kalah Dramatis, Juventus Merana: Andai Tidak Teledor di Leg Pertama!
Liga Italia 26 Februari 2026, 09:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Otomotif 26 Februari 2026, 09:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58








