Lacazette Pimpin Arsenal Lakukan Gestur Memukau, Begini Tanggapan Arteta
Yaumil Azis | 16 April 2021 11:38
Bola.net - Alexandre Lacazette tampil dengan memukau saat klubnya, Arsenal, bertemu Slavia Praha dalam laga leg kedua perempat final Liga Europa hari Jumat (16/4/2021). Bukan cuma karena dua golnya, melainkan juga dari gesturnya sebelum laga.
Pemain berkebangsaan Prancis itu berlutut bersama rekan-rekan setimnya sebelum pertandingan. Gestur tersebut adalah bentuk dukungan terhadap kesadaran akan rasisme di dunia sepak bola.
Gestur semacam ini sudah sering dilakukan sejak warga Amerika Serikat, George Floyd, tewas di lutut seorang polisi pada tahun 2020 lalu. Para pemain Slavia Praha sendiri berdiri sembari merangkul satu sama lain sembari menyaksikan aksi tersebut.
Sebagai informasi, salah satu pemain Slavia Praha bernama Ondrej Kudela diganjar sanksi larangan tampil 10 pertandingan akibat kasus rasisme. Ia didawka telah melakukan tindakan rasis terhadap pemain Rangers, Glen Kamara.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sudah Direncanakan Sebelumnya
Pemberian hukuman dari UEFA itu sendiri sebenarnya dikritik oleh banyak kalangan. Pasalnya, larangan tampil dalam 10 laga adalah sanksi minimal yang bisa didapatkan seorang pemain jika melakukan tindak rasisme di lapangan.
Mereka menganggap kalau UEFA telah gagal menindak aksi rasisme di dunia sepak bola. Dan Lacazette memberikan pesan kepada dunia dengan melakukan gestur berlutut bersama rekan-rekannya sebelum pertandingan digelar.
Aksi tersebut telah direncanakan oleh sang pemain sebelumnya. "Mereka meminta kepada saya dan klub, bahwa mereka ingin melakukan inisiasi tersebut," ujar sang pelatih, Mikel Arteta, seperti yang dikutip dari Metro.co.uk.
"Mereka punya alasan yang tepat untuk itu, jadi klub sangat mendukung. Saya mendukung. Untungnya wasit dan UEFA pun memberikan dukungan jadi saya pikir itu adalah gestur yang baik," lanjutnya.
Tidak Melanggar Aturan UEFA
Harapan Arteta hanyalah tindakan tersebut sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh UEFA. Sehingga para pemain tidak mendapatkan hukuman yang bisa membuat klub kesulitan di tengah kompetisi berjalan.
"Mereka datang kepada saya, berkata ingin melakukan inisiatif itu. Kami berbicara kepada klub untuk memastukan bahwa kami bisa mengikuti aturan UEFA dan bisa melakukannya dengan baik," tambah Arteta.
"Kami memutuskan untuk melakukan pendekatan itu, yang di mana saya sangat senang bisa melihatnya dari para pemain dan saya harus bilang kalau UEFA juga sangat mendukung," tutupnya.
Pada akhir pertandingan, Arsenal berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 4-0. Dua dari empat gol dicetak Lacazette, sementara sisanya dikantongi Nicolas Pepe dan Bukayo Saka.
(Metro.co.uk)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















