Lampard Peringatkan Bahaya Rivalitas Leeds-Chelsea
Editor Bolanet | 19 Desember 2012 14:21
- Frank Lampard memperingatkan pemain lain untuk tidak meremehkan Leeds United, saat kedua musuh bebuyutan itu bersiap untuk memperbarui perseteruan panjang mereka saat bertemu di perempat final Capital One Cup.
Lampard adalah salah satu dari sedikit pemain di tim asuhan Rafael Benitez yang memiliki pengalaman perihal sifat sengit nya duel antara Chelsea dan Leeds. Kedua klub tersebut belum pernah bertemu lagi sejak 2004.
Terdapat rivalitas, kami mewaspadai hal itu dan kami harus bermain di lapangan dengan hasrat dan melakukan hal-hal fisik di sana, sebab mereka akan seperti itu, kata Lampard.
Kami tidak dapat berharap pergi ke sana, mengancam lawan, dan mendapatkan hasil. Kami akan dihadapkan pada semua kemungkinan yang ada.
Leeds boleh saja terpuruk di papan tengah divisi satu saat ini, namun di bawah manajer Neil Warnock, Lampard sangat paham tentang panasnya rivalitas yang lahir pada 1970-an ketika kedua tim secara reguler bersaing untuk merebut trofi-trofi bergengsi.
Pertemuan paling antara kedua klub ini, yang sering dinobatkan sebagai pembelah kebudayaan antara Inggris Utara dan Selatan, terjadi pada 1970 ketika Chelsea memenangi pertandingan ulang final Piala FA di Old Trafford.
Bermodalkan rivalitas klasik seperti itulah lawatan ke Elland Road The Blues di perempat final Piala Liga para Kamis lebih dari sekedar pertandingan biasa. (afp/lex)
Lampard adalah salah satu dari sedikit pemain di tim asuhan Rafael Benitez yang memiliki pengalaman perihal sifat sengit nya duel antara Chelsea dan Leeds. Kedua klub tersebut belum pernah bertemu lagi sejak 2004.
Terdapat rivalitas, kami mewaspadai hal itu dan kami harus bermain di lapangan dengan hasrat dan melakukan hal-hal fisik di sana, sebab mereka akan seperti itu, kata Lampard.
Kami tidak dapat berharap pergi ke sana, mengancam lawan, dan mendapatkan hasil. Kami akan dihadapkan pada semua kemungkinan yang ada.
Leeds boleh saja terpuruk di papan tengah divisi satu saat ini, namun di bawah manajer Neil Warnock, Lampard sangat paham tentang panasnya rivalitas yang lahir pada 1970-an ketika kedua tim secara reguler bersaing untuk merebut trofi-trofi bergengsi.
Pertemuan paling antara kedua klub ini, yang sering dinobatkan sebagai pembelah kebudayaan antara Inggris Utara dan Selatan, terjadi pada 1970 ketika Chelsea memenangi pertandingan ulang final Piala FA di Old Trafford.
Bermodalkan rivalitas klasik seperti itulah lawatan ke Elland Road The Blues di perempat final Piala Liga para Kamis lebih dari sekedar pertandingan biasa. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Setelah Laga Qatar vs Swiss
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:59
-
Man of the Match Qatar vs Swiss: Mahmoud Abunada
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:39
-
Hasil Qatar vs Swiss: Gol Menit Akhir Gagalkan Kemenangan Swiss
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:08
-
Link Live Streaming Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:04
-
Ralf Rangnick Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Austria hingga 2028
Piala Dunia 14 Juni 2026, 03:39
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko
Piala Dunia 14 Juni 2026, 03:03
-
Lamine Yamal, Kualitas Langka yang Mengingatkan pada Lionel Messi
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:55
-
Senjata Rahasia Spanyol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:42
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Layak Dibayar dengan Tiket Termahal
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:34
-
Ousmane Dembele Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik yang Pernah Ia Lihat
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:24
-
Susunan Pemain Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











