Lampard Sedih Tak Bisa Seperti Gerrard
Editor Bolanet | 17 Mei 2015 22:53
- Frank Lampard mengisyaratkan kekecewaannya tak bisa mengikuti langkah Steven Gerrard yang bisa melakukan seremoni perpisahan dengan layak pada dan para fansnya.
Gerrard mendapatkan Guard of Honour pada laga Liverpool kontra Crystal Palace, Sabtu (16/05). Ia juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan plus Lap of Honour. Sebab, laga itu menjadi laga terakhirnya bersama The Reds di Anfield. Ia akan meninggalkan klub Merseyside itu di akhir musim ini.
Sementara itu Lampard sudah hengkang dari , klub yang ia bela sejak tahun 2001, di akhir musim lalu. Namun, tak ada seremoni seperti layaknya Gerrard. Gelandang 36 tahun itu pun akhinya mengungkapkan bahwa ia merasa sedih tak bisa mengucapkan salam perpisahan secara layak pada para pendukung The Blues.
Saya hengkang melalui pintu belakang di akhir musim lalu. Saya tentu lebih memilih untuk angkat kaki dari pintu depan, tutur Lampard seperti dilansir Daily Mail.
Sebenarnya hal itu bisa menjadi momen yang menyenangkan. Kepergian itu mungkin merupakan hal yang egois. Saya ingin melakukannya di akhir pertandingan terakhir saya. Tapi tak seperti itu cara sepakbola bekerja. Anda tak bisa menunjuk dan memilih segalanya untuk bisa berakhir sempurna, keluh pemain New York City FC ini. [initial]
(dm/dim)
Gerrard mendapatkan Guard of Honour pada laga Liverpool kontra Crystal Palace, Sabtu (16/05). Ia juga berkesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan plus Lap of Honour. Sebab, laga itu menjadi laga terakhirnya bersama The Reds di Anfield. Ia akan meninggalkan klub Merseyside itu di akhir musim ini.
Sementara itu Lampard sudah hengkang dari , klub yang ia bela sejak tahun 2001, di akhir musim lalu. Namun, tak ada seremoni seperti layaknya Gerrard. Gelandang 36 tahun itu pun akhinya mengungkapkan bahwa ia merasa sedih tak bisa mengucapkan salam perpisahan secara layak pada para pendukung The Blues.
Saya hengkang melalui pintu belakang di akhir musim lalu. Saya tentu lebih memilih untuk angkat kaki dari pintu depan, tutur Lampard seperti dilansir Daily Mail.
Sebenarnya hal itu bisa menjadi momen yang menyenangkan. Kepergian itu mungkin merupakan hal yang egois. Saya ingin melakukannya di akhir pertandingan terakhir saya. Tapi tak seperti itu cara sepakbola bekerja. Anda tak bisa menunjuk dan memilih segalanya untuk bisa berakhir sempurna, keluh pemain New York City FC ini. [initial]
Baca Juga:
Lampard: Saya Amat Menghormati Gerrard
Lawan Swansea, Lampard Kenang Memori Indah di Liberty Stadium
Lampard: Selamat Chelsea!
Baru Taklukkan Arsenal, Lampard Waspadai Ancaman Swansea
Fabregas 2014/15 Selevel Fabregas 2007/08
Lampard Bangga Berbagi Penghargaan dengan Gerrard
Lampard dan Gerrard Berbagi Gelar PFA Merit
PFA Akan Beri Penghargaan Spesial Bagi Gerrard dan Lampard
Torres Klaim Gerrard Lebih Hebat Ketimbang Xavi & Lampard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










