Legenda Liverpool Bandingkan Suarez Dengan Messi
Editor Bolanet | 12 Agustus 2013 14:51
- Salah seorang legenda , John Barnes, mendesak pihak klub untuk segera menjual Luis Suarez.
Menurut sosok yang pernah mengantarkan The Reds meraih delapan gelar di periode 80 sampai 90-an tersebut, Suarez akan mendatangkan lebih banyak kerugian ketimbang keuntungan bagi klub.
Jika Suarez ingin pergi, maka anda tak bisa mempertahankannya, ungkap Barnes kepada Daily Star. Jika dia tidak bisa tampil sepenuh hati dan hanya menjadi gangguan, lantas apa artinya memiliki Suarez dalam tim?
Pria 49 tahun ini menekankan kembali bahwa seharusnya Liverpool berpegang teguh pada filosofi 'no one player is bigger than the club'.
Saya menyukai Suarez sebagai pemain. Tapi tentu saya lebih mencintai Liverpool. Lalu mana yang lebih penting bagi direksi, klub atau pemain?
Di masa lalu kami pernah kehilangan pemain hebat seperti Kenny Dalglish, Kevin Keegan, dan Ian Rush. Klub ini tetap berjalan walaupun tanpa mereka.
John Barnes mendesak Liverpool segera jual Suarez. (c) AFP
Lebih lanjut, pria yang saat ini menjadi komentator bagi ESPN tersebut mengungkapkan perbandingan antara sikap El Pistolero dengan striker ikonik Barcelona FC, Lionel Messi.
Di era modern, klub harus selalu diutamakan. Barcelona adalah contoh sempurna dalam hal ini. Bahkan jika anda adalah seorang Lionel Messi yang merupakan pemain terbaik dunia, anda harus tetap memiliki respek dan kerendahan hati terhadap klub, fans, dan juga sejarah Catalan.
Namun sayangnya tuntutan kepada Messi untuk menghormati klub, nampaknya tidak kami miliki di Inggris. Di sini para pemain lebih mengutamakan ego dan terkadang memiliki posisi yang lebih kuat ketimbang klubnya sendiri.
Barnes menutup pernyataannya dengan sebuah kalimat simpulan yang tegas mengenai kondisi Premier League.
Premier League dipenuhi oleh pemain serakah dan egois. Mereka berkarir tanpa integritas, respek, dan kerendahan hati, kecam Barnes. [initial]
Menurut sosok yang pernah mengantarkan The Reds meraih delapan gelar di periode 80 sampai 90-an tersebut, Suarez akan mendatangkan lebih banyak kerugian ketimbang keuntungan bagi klub.
Jika Suarez ingin pergi, maka anda tak bisa mempertahankannya, ungkap Barnes kepada Daily Star. Jika dia tidak bisa tampil sepenuh hati dan hanya menjadi gangguan, lantas apa artinya memiliki Suarez dalam tim?
Pria 49 tahun ini menekankan kembali bahwa seharusnya Liverpool berpegang teguh pada filosofi 'no one player is bigger than the club'.
Saya menyukai Suarez sebagai pemain. Tapi tentu saya lebih mencintai Liverpool. Lalu mana yang lebih penting bagi direksi, klub atau pemain?
Di masa lalu kami pernah kehilangan pemain hebat seperti Kenny Dalglish, Kevin Keegan, dan Ian Rush. Klub ini tetap berjalan walaupun tanpa mereka.
Lebih lanjut, pria yang saat ini menjadi komentator bagi ESPN tersebut mengungkapkan perbandingan antara sikap El Pistolero dengan striker ikonik Barcelona FC, Lionel Messi.
Di era modern, klub harus selalu diutamakan. Barcelona adalah contoh sempurna dalam hal ini. Bahkan jika anda adalah seorang Lionel Messi yang merupakan pemain terbaik dunia, anda harus tetap memiliki respek dan kerendahan hati terhadap klub, fans, dan juga sejarah Catalan.
Namun sayangnya tuntutan kepada Messi untuk menghormati klub, nampaknya tidak kami miliki di Inggris. Di sini para pemain lebih mengutamakan ego dan terkadang memiliki posisi yang lebih kuat ketimbang klubnya sendiri.
Barnes menutup pernyataannya dengan sebuah kalimat simpulan yang tegas mengenai kondisi Premier League.
Premier League dipenuhi oleh pemain serakah dan egois. Mereka berkarir tanpa integritas, respek, dan kerendahan hati, kecam Barnes. [initial]
(tds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



