Legenda Man United Sebut Ruben Amorim 'Bunuh' Karier Kobbie Mainoo

Ari Prayoga | 17 Februari 2026 21:56
Legenda Man United Sebut Ruben Amorim 'Bunuh' Karier Kobbie Mainoo
Ruben Amorim dalam laga Premier League antara Manchester United vs Bournemouth, Selasa (16/12/2025). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik tajam terhadap mantan manajer Setan Merah, Ruben Amorim. Ia menilai keputusan Amorim yang enggan memainkan Kobbie Mainoo secara reguler menjadi kesalahan terburuk yang berujung pada kejatuhannya di Old Trafford.

Mainoo, 20 tahun, tak sekali pun menjadi starter di Liga Inggris musim ini sebelum Amorim dipecat pada 5 Januari lalu. Situasi tersebut berubah drastis setelah kursi pelatih diisi oleh manajer interim, Michael Carrick.

Advertisement

Di bawah arahan Carrick, Mainoo langsung menjadi sosok tak tergantikan di lini tengah. Ia tampil konsisten dan menjadi motor permainan dalam empat kemenangan beruntun United. Performa impresifnya bukan hanya mengangkat posisi tim di klasemen, tetapi juga membuka kembali peluangnya memperkuat Timnas Inggris.

Sebelumnya, saat masih diasuh Amorim, Mainoo bahkan disebut-sebut mempertimbangkan hengkang demi mendapatkan menit bermain yang cukup agar dilirik pelatih Inggris, Thomas Tuchel.

1 dari 4 halaman

Penilaian Neville

Penilaian Neville

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) MUFC Official

Neville secara terbuka menyayangkan perlakuan Amorim terhadap jebolan akademi United tersebut.

“Kobbie Mainoo bahkan tidak benar-benar diberi kesempatan di bawah Ruben. Kalau melihat sekarang bagaimana Mainoo bermain di tim ini, itu terlihat seperti keputusan terburuk yang dibuat Amorim,” ujar Neville dalam podcast Stick to Football.

“Keputusan yang Membunuhnya”

Tak hanya menyebutnya sebagai kesalahan teknis, Neville juga menilai cara Amorim menangani situasi Mainoo berdampak besar secara psikologis.

2 dari 4 halaman

Neville Tidak Suka Amorim

Neville Tidak Suka Amorim

Ruben Amorim di laga Manchester United vs Sunderland pada 4 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Menurutnya, pernyataan Amorim di awal musim yang seolah memaksa memilih antara Mainoo atau Bruno Fernandes menjadi awal dari kemunduran sang gelandang muda. Setelah itu, Mainoo jarang mendapat kepercayaan, kecuali dalam laga piala melawan Grimsby.

“Saya tidak pernah suka dengan cara dia menangani Mainoo. Itu seperti membunuhnya secara publik,” tegas Neville.

Komentar keras tersebut menambah daftar kritik terhadap era singkat Amorim di Old Trafford, yang berakhir lebih cepat dari ekspektasi banyak pihak.

3 dari 4 halaman

Peluang Kembali ke Timnas Inggris

Peluang Kembali ke Timnas Inggris

Duel Pascal Gross dan Kobbie Mainoo dalam laga putaran ketiga Piala FA antara Manchester United vs Brighton di Old Trafford, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Kini, angin segar berembus bagi Mainoo. Ia masuk kembali dalam radar Tuchel jelang agenda uji coba Inggris pada Maret, sekaligus membuka peluang tampil di Piala Dunia musim panas mendatang.

Dalam undian UEFA Nations League, Tuchel memastikan bahwa Mainoo kembali masuk pertimbangan bersama rekan setimnya di United, Harry Maguire dan Luke Shaw.

“Sangat menyenangkan melihat dia kembali bermain. Dia talenta besar. Dia sudah pernah bermain penuh dalam sebuah turnamen untuk Inggris, jadi dia kembali dalam pertimbangan,” ujar Tuchel.

Pelatih asal Jerman itu juga menilai perubahan sistem permainan United saat ini lebih mudah diadaptasi ke struktur permainan Inggris, sehingga membuka ruang kompetisi yang sehat di skuad Three Lions.

Sumber: Stick to Football

LATEST UPDATE