
Bola.net - Marc Guehi mengawali petualangannya bersama Manchester City dengan cara luar biasa. Datang dari Crystal Palace pada Januari, bek tengah itu langsung terlibat dalam momen-momen penting, termasuk mencetak gol saat City menyingkirkan Salford City di Etihad Stadium.
Selepas laga tersebut, Guehi terlihat berbincang panjang dengan John Stones di tengah lapangan. Gestur dan ekspresinya memunculkan kesan seorang pemain baru yang masih menyerap intensitas dan detail kehidupan di City, sementara Stones menyimak dengan ketenangan pemain yang sudah berpengalaman.
Dalam waktu singkat, Guehi bukan hanya beradaptasi, tetapi juga mulai membentuk pengaruh nyata di lini belakang City. Penampilan solidnya di berbagai ajang membuat namanya cepat masuk dalam lingkar kepercayaan Pep Guardiola.
Start Ideal Guehi Bersama Manchester City

Gol Guehi ke gawang Salford mungkin bukan kontribusinya yang paling krusial sejak bergabung dengan City.
Dibandingkan penampilan impresifnya di Premier League, termasuk saat terpilih sebagai man of the match melawan Fulham dan tampil gemilang di Anfield menghadapi Liverpool, gol tersebut hanya bagian kecil dari dampak besarnya.
Sejak debutnya, termasuk saat melawan Wolves, Guehi langsung menunjukkan kesiapan. Guardiola pun mengaku sudah merasakan kesan kuat sejak hari pertama sang bek bergabung.
“Anda merasakan itu sejak hari pertama,” kata Guardiola. “Saya ingat Ruben Dias dalam hal fokus yang luar biasa di setiap aksi, memenangkan duel. Dengan bola, dia memiliki ketenangan yang luar biasa dan kami bahkan belum melatih apa pun.”
Guardiola menegaskan bahwa Guehi adalah pemain yang bisa diandalkan. Ia melihat kualitas itu hanya dalam dua sesi latihan.
“Dia adalah sosok yang bisa Anda andalkan. Saya melihatnya dalam dua sesi. Cara dia melihat permainan, bergerak, berbicara, dan membaca situasi.”
Membaca Permainan dan Menenangkan City
Kemampuan membaca permainan menjadi kunci peran Guehi saat City kesulitan melawan Salford. Meski unggul cepat, performa City menurun hingga Guardiola memasukkan beberapa pemain, termasuk Guehi, untuk memberi dorongan.
Gol Guehi tercipta bukan dari skema rumit, melainkan dari kejelian membaca situasi. Bola muntah hasil tepisan kiper Matthew Young langsung disambar olehnya, sebuah gol yang terlihat sederhana tetapi mencerminkan insting bertahan dan kewaspadaan tinggi.
Di tengah performa tim yang kurang meyakinkan, kehadiran Guehi justru menjadi titik stabil. Ia tampil menonjol di antara sejumlah pemain yang masih berjuang membuktikan diri musim ini.
Guardiola pun menegaskan keyakinannya terhadap sang bek, terlepas dari performa tim di lapangan.
“Bermain bagus atau buruk, saya tidak peduli,” ujar Guardiola. “Dia adalah rekrutan yang hebat, hebat, hebat, untuk Man City selama lima, enam, tujuh, delapan tahun ke depan."
"Bukan hanya soal kemampuan, tapi mentalitas, profesionalisme, dan bagaimana dia menjalani banyak hal untuk menjadi bek tengah yang sangat bagus.”
Aset Penting City ke Depan
Kepercayaan Guardiola pada Guehi terlihat jelas dalam berbagai situasi. Bahkan ketika Rodri memberikan ban kapten kepadanya di laga melawan Tottenham, itu baru menjadi pertandingan kedua Guehi bersama City, sebuah sinyal kuat soal statusnya di dalam skuad.
Kedatangannya juga dilatarbelakangi kebutuhan mendesak akibat cedera Ruben Dias dan Josko Gvardiol. Guardiola melihat situasi ini serupa dengan perekrutan Manuel Akanji pada awal musim 2022/2023, ketika City membutuhkan satu bek tambahan yang siap langsung berkontribusi.
Dampak Guehi terasa jelas saat City akhirnya menang di Anfield di Premier League, kemenangan pertama mereka di sana dengan kehadiran penonton sejak 2003. Meski City sempat goyah, Guehi menjadi bagian penting dari upaya bertahan di bawah tekanan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Februari 2026 15:15Van Dijk Tegaskan Harapannya: Mohamed Salah Harus Bertahan di Liverpool
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 16 Februari 2026 17:11 -
Liga Italia 16 Februari 2026 17:00 -
Liga Champions 16 Februari 2026 16:50 -
Liga Spanyol 16 Februari 2026 16:42 -
Otomotif 16 Februari 2026 16:34 -
Liga Champions 16 Februari 2026 16:33
MOST VIEWED
- Skuad Man United Kecewa dengan Pernyataan Kontroversial Sir Jim Ratcliffe: Sampai Speechless
- 8 Kandidat Pelatih Man United Usai Thomas Tuchel Menjauh: Ratcliffe Perlu Telepon Xabi Alonso?
- Man United Tegaskan Sikap Usai Kontroversi Pernyataan Sir Jim Ratcliffe, Apa Bunyinya?
- Mumpung Dapat Libur Panjang, Ini 5 Hal yang Bisa Dibenahi Michael Carrick di Manchester United
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4271014/original/025113500_1671800295-jakarta_light_festival-herman-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504389/original/001005100_1771233965-evakuasi-korban-buaya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2910533/original/077656200_1568366471-20190913_154149_resized.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504346/original/069333800_1771233008-maling_hotel_mewah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3446588/original/070754600_1620026864-Super_Air_Jet.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503875/original/015242700_1771215494-ddd7e823-cbc3-4478-a539-065374851266.jpg)

