Legenda MU, Giggs: Saya Ingin Jadi Pelatih Terbaik
Editor Bolanet | 19 Juni 2015 05:46
- 24 tahun perjalanan karier yag luar biasa dari seorang Ryan Giggs membuatnya meraih status legenda di Manchester United. Kini kita mengenalnya sebagai salah satu pelatih muda di Premier League.
Sempat menjadi manajer interim dengan dipecatnya David Moyes dua musim lalu, sekarang Giggs dipercaya sebagai tangan kanan Louis van Gaal. Bersama manajer kawakan asal Belanda itu, Giggs memberi andil dalam kesuksesan United finis di posisi keempat sekaligus meraih tiket ke Liga Champions.
Lalu apa perbedaan yang ia rasakan antara mengemban tugas sebagai pelatih dengan saat masih menjadi pemain? Mengaku ingin menjadi pelatih terbaik, mantan penyerang Wales itu menyampaikan perbedaan yang ia rasakan pada Sky Sports.
Hal terbesar yang anda pelajari dari seorang pemain menjadi pelatih adalah tidak berpikir seperti para pemain, tapi berpikir layaknya pelatih. Sebagai pemain, anda sedikit lebih egois.
Sebagai pemain, saya ingin menjadi yang terbaik dan begitu juga sebagai pelatih. Artinya anda harus bekerja keras dan melakukan semua yang anda bisa untuk mencapainya, tapi juga menikmati tantangan. Anda harus mengeluarkan kemampuan terbaik dari 25 atau 30 pemain, individu yang berbeda, sehingga anda harus mencari tahu apa yang membuat mereka tetap bersatu. [initial]
(sky/dct)
Sempat menjadi manajer interim dengan dipecatnya David Moyes dua musim lalu, sekarang Giggs dipercaya sebagai tangan kanan Louis van Gaal. Bersama manajer kawakan asal Belanda itu, Giggs memberi andil dalam kesuksesan United finis di posisi keempat sekaligus meraih tiket ke Liga Champions.
Lalu apa perbedaan yang ia rasakan antara mengemban tugas sebagai pelatih dengan saat masih menjadi pemain? Mengaku ingin menjadi pelatih terbaik, mantan penyerang Wales itu menyampaikan perbedaan yang ia rasakan pada Sky Sports.
Hal terbesar yang anda pelajari dari seorang pemain menjadi pelatih adalah tidak berpikir seperti para pemain, tapi berpikir layaknya pelatih. Sebagai pemain, anda sedikit lebih egois.
Sebagai pemain, saya ingin menjadi yang terbaik dan begitu juga sebagai pelatih. Artinya anda harus bekerja keras dan melakukan semua yang anda bisa untuk mencapainya, tapi juga menikmati tantangan. Anda harus mengeluarkan kemampuan terbaik dari 25 atau 30 pemain, individu yang berbeda, sehingga anda harus mencari tahu apa yang membuat mereka tetap bersatu. [initial]
Update berita Premier League mu di sini
Danny Ings Diremehkan, Legenda Inggris Tak Terima
Nasri Berambisi Bawa City Juara di Musim Depan
Diincar Juventus, Oscar Bertahan di Chelsea
Luar Biasa, Jersey Chelsea Drogba Dilelang 100 Juta Rupiah
Clyne Disebut Tolak MU Demi Liverpool
Nasri Frustrasi City Tutup Musim Tanpa Gelar
Southampton Resmi Dapatkan Bek Kanan Portugal, Cedric Soares
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















