Lehmann Nilai Tugas Emery Bisa Dilakukan Neneknya
Richard Andreas | 14 Agustus 2018 09:00
- Mantan pemain Arsenal, Jens Lehmann angkat bicara soal situasi pelatih anyar mantan klubnya tersebut, Unai Emery. Dia meyakini tugas Emery sebenarnya tak terlalu sulit karena Arsenal saat ini sudah sangat baik dan tak perlu dibangun ulang sejak dari nol.
Sebagaimana diketahui, Arsenal sebelumnya ditangani oleh Arsene Wenger selama 22 tahun. Meneruskan pekerjaan yang dibangun Wenger selama lebih dari dua dekade tersebut tentu bukan tugas mudah. Emery dihadapkan pada tantangan besar.
Namun, menurut Lehmann, Emery beruntung karena mewarisi hasil kerja keras Wenger. Dia percaya Wenger sudah bekerja keras selama 22 tahun untuk membentuk struktur klub yang terbaik dan membentuk skuat yang mumpuni.
Baca lanjutan komentar Lehmann soal situasi Emery di Arsenal di bawah ini:
Tak Perlu Bangun Ulang

Dikatakannya, Emery sebenarnya tak perlu membangun ulang Arsenal. Dia percaya Emery telah menerima tugas di Arsenal dalam kondisi terbaik. Klub dan tim dalam kondisi terbaik setelah dibangun Wenger selama bertahun-tahun.
Saya tidak menganggapnya sebagai pembangunan ulang, pelatih baru (Emery) mengambil alih klub dalam kondisi yang hampir sempurna. Para pemain memiliki sikap yang baik, ungkap Lehmann di skysports.
Saya berharap lebih banyak pada Sabtu nanti (vs Chelsea), mereka memiliki peluang besar, dan setelah 22 tahun ini adalah sesuatu yang baru, tentu saja.
Bisa saja nenek saya yang mengambil alih, atau siapa pun, tetapi tetap hal yang baru, sambung dia.
Kesuksesan

Lebih lanjut, Lehmann meyakini Wenger telah meraih banyak kesuksesan selama 22 tahun menangani Arsenal. Dia meyakini kesuksesan itu tak hanya dinilai dari trofi, melainkan warisan yang dia tinggalkan.
Saya tidak setuju bahwa setelah 22 tahun, perlu waktu untuk mengembankannya (Arsenal) - 22 tahun itu hebat, dan Arsene sudah menciptakan sepak bola terbaik di negara ini, bahkan mungkin di Eropa.
Pep Guardiola mencontohnya di tahun-tahun terbaiknya, mungkin 10 tahun lalu. Selama 22 tahun ini adalah periode kesuksesan. Buhkan sukses maksimal, dan dalam beberapa tahun terakhir tak cukup sukses setelah gagal tampil di Liga Champions, tetapi waktu ini berjalan bersama dengan baik, tutup Lehmann. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video momen gol salto Stefano Lilipaly saat Timnas Indonesia U-23 menang 4-0 atas Chinese Taipei pada laga Grup A cabang sepak bola putra Asian Games 2018, Minggu (12/8/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








