Leicester City Baru Kena Hukum Pengurangan Poin, Apa Kabar Kasus 115 Tuduhan Man City?

Richard Andreas | 6 Februari 2026 19:59
Leicester City Baru Kena Hukum Pengurangan Poin, Apa Kabar Kasus 115 Tuduhan Man City?
Pelatih Manchester City Pep Guardiola (tengah) memberi instruksi kepada Erling Haaland (kanan) pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Wolves, 24 Januari 2026 (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Leicester City dijatuhi sanksi pengurangan enam poin oleh English Football League akibat pelanggaran aturan finansial. Keputusan ini berlaku segera, sehingga Leicester turun dari posisi ke-17 ke posisi ke-20 di Championship.

Sanksi dijatuhkan setelah klub dijatuhi tuduhan pelanggaran Profit and Sustainability Rules (PSR) oleh Premier League pada Mei lalu. Peraturan ini mengatur batas kerugian klub selama tiga musim.

Advertisement

Leicester, yang terdegradasi dari Premier League musim lalu dan kini tanpa manajer tetap setelah pemecatan Marti Cifuentes, menyatakan kekecewaannya atas keputusan tersebut dan menyebutnya tidak proporsional.

1 dari 3 halaman

Kerugian Finansial dan Argumen Klub

Kerugian Finansial dan Argumen Klub

Pemain Manchester City, Erling Haaland (tengah), merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan Liga Champions kontra Galatasaray, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Menurut laporan keuangan mereka, Leicester mencatatkan kerugian signifikan selama beberapa periode terakhir, termasuk kerugian klub rekor hampir 93 juta pounds pada periode hingga Mei 2022 dan hampir 90 juta pounds pada 2022/2023.

Kerugian ini di luar “add backs” seperti investasi infrastruktur dan pengembangan sepak bola wanita, yang umumnya diterima sebagai pengeluaran yang wajar.

Klub berargumen bahwa penggunaan periode 36 bulan penilaian, alih-alih 37 bulan seperti yang diajukan awalnya, masih menghasilkan angka overspend sebesar 20,8 juta pounds di luar batas PSR.

Pengurangan enam poin membawa Leicester hanya aman dari degradasi berdasarkan selisih gol. Tim juga sedang dalam tren negatif, tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir di Championship.

2 dari 3 halaman

Bagaimana dengan Kasus Man City?

Bagaimana dengan Kasus Man City?

Pemain Manchester City Marc Guehi (kiri) berbincang dengan pelatih Pep Guardiola di pinggir lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Wolves, 24 Januari 2026 (c) AP Photo/Ian Hodgson

Di level Premier League, masalah finansial juga membayangi Manchester City. Kasusnya masih berjalan sampai sekarang dan sudah cukup lama.

Klub ini telah menghadapi tuduhan pelanggaran aturan keuangan serius oleh Premier League sejak Februari 2023, dengan 115 tuduhan utama terkait pelaporan keuangan yang tidak akurat dan dugaan pelanggaran aturan Profitability and Sustainability Rules.

Tuduhan itu mencakup periode sembilan musim antara 2009 dan 2018, yang dimulai dari penyelidikan awal liga sejak 2018. City secara konsisten membantah semua tuduhan dan menyatakan telah memberikan bukti kuat untuk membela diri.

3 dari 3 halaman

Sidang Man City dan Penundaan Putusan

Sidang independen atas tuduhan tersebut berlangsung selama beberapa bulan hingga Desember 2024, tetapi hingga kini belum ada keputusan publik yang diumumkan. Panel independen masih menelaah bukti dan informasi yang diajukan oleh kedua belah pihak.

Penundaan dalam pengumuman putusan juga dipengaruhi oleh dinamika internal liga dan kompleksitas bukti yang diperiksa. Beberapa laporan menyebut putusan bisa saja tertunda hingga akhir musim atau lebih jauh lagi.

Jika terbukti bersalah, Manchester City menghadapi potensi hukuman berat. Para ahli memperkirakan sanksi bisa berupa pengurangan poin besar atau denda besar, yang secara teori bahkan bisa memengaruhi status klub di Premier League.

LATEST UPDATE