Leicester City vs MU: Rodgers Unggul Pengalaman, Solskjaer Menang Head to Head
Aga Deta | 25 Desember 2020 14:50
Bola.net - Laga antara Leicester City dan Manchester United, pada pekan ke-15 Premier League, Sabtu (26/12) akhir pekan ini, tak hanya akan menjadi palagan antara pemain kedua tim. Pertandingan yang bakal dihelat di King Power Stadium ini juga akan menjadi ajang adu strategi bagi pelatih kedua tim tersebut.
Ole Gunnar Solskjaer akan memimpin skuad Manchester United. Sementara, Brendan Rodgers bakal menakhodai armada Leeds United.
Saat ini, Rodgers berada di atas angin. Posisi anak asuhnya sejauh ini lebih baik ketimbang skuad besutan Solskjaer.
Leicester City saat ini berada di peringkat dua klasemen sementara Premier League 2020/2021. Mereka mengoleksi 27 poin dari 14 pertandingan. Sementara, United berada satu peringkat di bawah Leicester dengan raihan 26 angka dari 13 laga.
Bagaimana perbandingan selengkapnya antara kedua pelatih tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Rodgers Unggul Pengalaman
Secara usia, Rodgers dan Solskjaer sebaya. Mereka sama-sama berusia 47 tahun. Namun, urusan pengalaman, Rodgers jauh lebih unggul ketimbang koleganya tersebut.
Rodgers sudah memulai karier kepelatihannya pada 1994/1995. Waktu itu, pelatih asal Irlandia Utara tersebut menjadi asisten manajer di Reading. Sejauh ini, Rodgers sudah memimpin timnya dalam 564 laga.
Ketika Rodgers sudah meretas karier kepelatihannya, Solskjaer masih baru mengawali kariernya bersama Molde. Solskjaer baru mengawali karier kepelatihannya pada tahun 2007 ketika menjadi pelatih bagi barisan penyerang Manchester United. Sepanjang karier kepelatihannya, Solskjaer 'baru' melakoni 408 laga.
Raihan Rodgers Menang Tipis dari Solskjaer
Dalam 564 laga yang telah dilakoni, Rodgers meraih 308 kali kemenangan dan 108 kali hasil imbang. Sementara, 148 laga sisanya berakhir dengan kekalahan.
Secara total, Rodgers meraih 1032 poin sepanjang karier kepelatihannya. Rataan poin per pertandingan Rodgers adalah 1,83.
Sementara, dari 408 laga yang sudah dilakoninya sebagai nakhoda tim, Solskjaer meraih 223 kemenangan dan 74 hasil imbang. Sisanya, dalam 111 laga, timnya menelan kekalahan.
Secara total, Solskjaer meraih 743 poin sepanjang karier kepelatihannya. Rataan poin per pertandingan pelatih asal Norwegia ini adalah 1,82.
Namun, soal raihan bersama klub terakhir, Solskjaer lebih unggul dari Rodgers. Dari 112 laga yang telah dilakoni bersama United, Solskjaer meraih 213 poin. Rataan poin per pertandingannya adalah 1,90.
Sementara, dalam 79 laga yang telah dilakoninya bersama Leicester, Rodgers meraih 141 poin. Rataan poin per pertandingannya adalah 1,78.
Solskjaer Unggul Head to Head
Selain itu, ada hal lain di mana Solskjaer mengungguli Rodgers. Pelatih kelahiran 26 Februari 1973 ini unggul dalam rekor head to head dalam pertemuannya dengan Rodgers.
Sejauh ini, kedua pelatih tersebut bertemu tiga kali. Hasilnya, Solskjaer menang dua kali. Sementara, satu pertandingan sisanya dimenangi Rodgers.
Selain itu, catatan Solskjaer menghadapi Leicester pun lebih apik ketimbang catatan Rodgers kala menghadapi United.
Sejauh ini, Solskjaer sudah tiga kali menghadapi Laicester. Hasilnya, ia selalu membawa timnya meraih kemenangan.
Raihan Solskjaer ini kontras dengan capaian Rodgers kala menghadapi United. Sepanjang karier kepelatihannya, pelatih kelahiran 26 januari 1973 tersebut sudah 12 kali berhadapan dengan Setan Merah. Hasilnya? Ia hanya mampu membawa timnya meraih dua kemenangan. Sisanya, dalam sepuluh laga, timnya harus menelan kekalahan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Jumpa Manchester City di Semifinal Carabao Cup, Solskjaer Tak Gentar
- Manchester United Jago Tandang, Apa Kata Solskjaer?
- Lawan Leicester City, Ujian Besar bagi Manchester United
- Belum Puas, Solskjaer Masih Tuntut Lebih dari Anthony Martial
- Harapan Manchester United Merekrut Erling Haaland Bisa Pupus karena Orang Ini
- Declan Rice, Pelindung yang Tepat Bagi Fernandes dan Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
Link Live Streaming Proliga 2026 Matchweek 3 di Vidio Pekan Ini
Voli 20 Januari 2026, 13:43
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







