Lima Pelajaran dari Laga Manchester City vs Chelsea
Dimas Ardi Prasetya | 11 Februari 2019 04:01
Bola.net - - Ada lima hal yang bisa dipelajari dari pertandingan antara Manchester City vs Chelsea di Etihad Stadium, Minggu (10/02).
Pertandingan big match tersaji di matchday 26 Premier League. Tim asuhan Josep Guardiola berduel dengan tim asuhan Maurizio Sarri.
Di putaran pertama, Chelsea berhasil mengalahkan City dengan skor 2-0. Pertandingan itu dihelat di Stamford Bridge.
Namun kali ini City berhasil membalaskan kekalahan itu, tiga kali lipat! The Citizen berhasil menang telak dengan skor 6-0!
Sergio Aguero menjadi bintang di laga itu dengan hattrick yang dicetaknya. Kemudian Raheem Sterling menambahkan dua gol dan satu sisanya disumbangkan oleh Ilkay Gundogan.
Berikut lima pelajaran dari pertandingan tersebut:
1. Kekalahan Terburuk
Di pertandingan ini, Chelsea memulai pertandingan dengan buruk. Hanya dalam tempo 25 menit saja, gawang mereka sudah kebobolan empat kali.
Chelsea memang sempat bisa sedikit mengatur jalannya tempo setelah itu. Akan tetapi mereka akhirnya tetap tak kuasa menahan kekuatan gempuran City.
Dua gol ditambahkan lagi ke atas luka menganga yang dialami oleh The Blues. Chelsea sendiri tak mendapat banyak peluang untuk bisa mengancam gawang Ederson.
Kekalahan ini akhirnya membuat Chelsea mengalami kekalahan terburuknya dalam 28 tahun terakhir di kompetisi manapun. Sebelumnya kekalahan terburuk mereka terjadi pada tahun 1991.
Saat itu Chelsea tumbang dengan skor 7-0. Mereka dikalahkan oleh Nottingham Forrest di City Ground.
Ini juga merupakan kekalahan liga terbesar yang pernah dialami oleh Sarri sebagai manajer. Tim-tim yang ditanganinya sebelumnya tidak pernah kebobolan lebih dari empat gol.
2. Keuntungan Selisih Gol
Saat ini City bersaing ketat dengan Liverpool dalam perburuan gelar juara liga. Dengan kemenangan lawan Chelsea, The Citizen sekarang mengoleksi 65 angka dari 27 laga.
Liverpool saat ini mengoleksi 65 poin pula. Namun mereka baru bermain 26 kali.
Pertarungan keduanya kemungkinan bisa terjadi sampai pekan terakhir kompetisi. Dengan ketatnya persaingan di antara kedua tim ini, selisih gol bisa saja menjadi penentu siapa tim yang berhak meraih gelar juara liga.
Saat ini, City telah mencetak 74 gol di liga. Mereka cuma kebobolan 20 kali. Artinya ada surplus 54 gol.
Sementara itu Liverpool baru mencetak 59 gol, tersubur kedua di liga. Mereka baru kebobolan 15 kali. Sekarang selisih gol mereka adalah 44 gol.
3. Lubang di Pertahanan
Sebelum pertandingan digelar, eks gelandang Arsenal Paul Merson sempat memprediksi Chelsea akan kalah dari City. Prediksinya itu didasarkan pada adanya lubang di lini pertahanan The Blues.
Secara khusus, ia menyebut dua nama di belakang yakni David Luiz dan Marcos Alonso. Ia menyebut Luiz tak bisa tampil stabil. Kadang bagus kadang jelek sekali. Sementara untuk Alonso, bek kini dianggapnya keasyikan maju hingga kadang lalai menunaikan tugas utamanya.
Prediksi itu memang cukup tepat. Luiz tak bisa memimpin rekan-rekannya di lini belakang dengan baik. Sementara Alonso melakukan kesalahan dengan meninggalkan posnya yang berujung pada terciptanya gol pertama City oleh Sterling pada menit ke-empat.
Namun ternyata masalah lini belakang Chelsea lebih besar dari perkiraan Merson. Contohnya saja kecerobohan Cesar Azpilicueta yang mengganjal Sterling pada babak kedua, hingga menghasilkan penalti, yang kemudian berujung pada gol ketiga Aguero.
Kemudian koordinasi dengan lini tengah juga tak berjalan baik. Contohnya adalah terjadinya gol kedua Aguero pada menit ke-19. David Luiz sebelumnya berusaha untuk menghalau bola diagonal dari
Zinchenko dengan dengan menyundulnya keluar kotak penalti. Namun Barkley kemudian menyundulnya balik ke arah gawang, hingga akhirnya bisa disambar oleh Aguero.
4. Rekor Aguero
Tak bisa dibantah lagi, Aguero adalah salah satu striker terhebat di sepanjang sejarah Premier League. Ia juga jelas merupakan penyerang terhebat di sepanjang sejarah berdirinya Man City.
Torehan hattrick-nya itu membuat pemain asal Argentina ini menjadi pemain keenam di pentas Premier League yang menciptakan lebih dari 200 gol untuk satu klub. Ia kini juga menjadi top skor sepanjang masa City di ajang liga dengan raihan 159 gol, mengalahkan catatan Eric Brook yang sebelumnya bertahan selama 79 tahun.
Hattrick itu kini juga membuatnya selevel dengan legenda sepakbola Inggris, Alan Shearer. Mereka berdua menjadi pemain yang sama-sama mengemas hattrick terbanyak di liga Inggris, yakni 11 kali.
Aguero tentu masih berpeluang besar untuk mencetak hattrick lagi. Apalagi kontraknya bersama City masih berlaku hingga musim panas 2021 mendatang.
5. Tekanan Besar pada Sarri
Kekalahan ini tentu akan membuat banyak pihak, khususnya fans Chelsea sendiri, menyoroti Sarri lagi. Sebelumnya ia sudah kerap dikritik karena taktiknya.
Ia dikritik karena menggeser posisi N'Golo Kante dan memainkan Jorginho. Dan parahnya, saat lawan sudah mengetahui cara mematikan gelandang asal Italia itu, maka Chelsea pun bisa ditumbangkan.
Kritikan pada Sarri sempat terhenti setelah mereka menang telak atas Huddersfield Town dengan skor 5-0. Namun kini dipastikan kritikan dan tekanan itu akan mulai terdengar dan terasa lagi.
Bahkan kritikan dan tekanan itu sudah dimulai dan terasa saat pertandingan lawan City masih berlangsung. Kala itu ada sejumlah fans yang meneriakkan chant: "You Need Mourinho," alias "Anda butuh Mourinho."
Berita Video
Berita video momen gol Arema FC dicetak Hamka Hamzah yang dianulir pada laga uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

