Lima Pelajaran Yang Bisa Dipetik Dari Laga MU vs Chelsea
Editor Bolanet | 29 Desember 2015 15:49
- Manchester United resmi mengakhiri bulan Desember 2015 ini tanpa satupun kemenangan. Pada pertandingan pekan ke 19 Premier League dini hari tadi, Setan Merah harus puas berbagi angka dengan Chelsea setelah pertandingan tersebut berakhir dengan skor kacamata.
Dilabeli sebagai duel dua tim pesakitan, nyatanya pertandingan yang digelar di Old Trafford tersebut menjadi salah satu laga yang paling intens di pekan ke 19 Premier League musim ini. Banyak peluang-peluang bagus tercipta selama 90 menit laga ini digelar, sehingga banyak hal-hal menarik yang bisa diambil hikmahnya pada pertandingan ini. Bolanet melihat ada lima pelajaran yang bisa dipetik dari pertandingan antara dua tim papan atas Premier League tersebut. Apa sajakah itu? SIlahkan tekan tombol di bawah ini.[initial]
(bola/dub)
1 dari 5 halaman
El Boringo Tidak Terbukti

Namun kenyataan yang terjadi di lapangan tidaklah demikian. Kedua tim menampilkan permainan yang terbuka, dan kerap menghadirkan peluang-peluang yang bagus disertai dengan penyelamatan-penyelamatan yang tidak kalah menawan.
2 dari 5 halaman
Dewi Fortuna Belum Berpihak Pada United

Namun salah satu faktor yang menyebabkan laga ini berakhir imbang adalah MU kurang beruntung. Dua peluang emas mereka yang lahir dari Kaki Juan Mata dan Anthony Martial hanya mengenai tiang gawang Chelsea. Selain itu wasit dua kali tidak memberikan Penalti kepada United, ketika Willian tertangkap kamera terkena Handsball dan Juan Mata yang dilanggar di kotak Penalti.
3 dari 5 halaman
Hazard Tidak Cocok Sebagai False Nine

Karena situasi tersebut, Guus Hiddink memplot Eden Hazard sebagai False Nine. Memang Hiddink melakukan hal tersebut karena keadaan terpaksa, namun ia seharusnya tahu bahwa Hazard tidak optimal ditempatkan sebagai False Nine. Hal ini dikarenakan di era Mourinho, Hazard pernah beberapa kali dplot sebagai False Nine namun tidak menunjukan hasil yang baik.
Jika menggunakan strategi False Nine, Hiddink punya opsi yang lebih baik pada diri Pedro, yang selama membela Barcelona kerap dimainkan sebagai False Nine.
4 dari 5 halaman
Martial Seharusnya Jadi Striker Tengah

Namun pada laga ini, satu hal yang cukup disesalkan banyak pihak adalah keputusan Van Gaal memainkannya sebagai Winger Kiri. Andai saja Van Gaal memplot Martial sebagai striker tengah, banyak pihak meyakini bahwa Manchester United bisa menyegel kemenangan di Old Trafford dini hari tadi.
5 dari 5 halaman
Premier League Punya Dua Kiper Terbaik Dunia

De Gea melakukan dua penyelamatan beruntun yang berpeluang besar untuk menjadi gol sedangkan salah satu penyelamatan berkelas yang dilakukan Courtois ketika ia menggagalkan peluang emas Ander Herrera yang kondisinya hampir berbuah gol.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















