Lini Tengah Jadi Sebab Liverpool Gagal Kalahkan Manchester United, Mengapa?
Ari Prayoga | 21 Oktober 2019 09:40
Bola.net - Liverpool tak mampu mengalahkan Manchester United pada duel di Old Trafford, Minggu (20/10/2019). Padahal sebelum laga The Reds sangat dijagokan untuk memenangi partai ini.
Dalam laga ini, Liverpool bermain kurang impresif di babak pertama. Mereka pun tertinggal lebih dulu usai Marcus Rashford mencetak gol pada menit ke-36.
Beruntung, permainan Liverpool meningkat di babak kedua dan Adam Lallana mampu menyamakan skor pada menit ke-85 sekaligus memastikan raihan satu poin bagi The Reds.
Hasil 1-1 ini menghentikan rentetan 17 kemenangan beruntun Liverpool di Premier League, sekaligus membuat The Reds gagal menyamai rekor Manchester City.
Analisis Graeme Souness
Menurut analisis dari mantan kapten dan manajer Liverpool, Graeme Souness, pasukan Jurgen Klopp gagal meraih poin penuh karena kalah duel di lini tengah.
Dalam laga ini, Klopp menurunkan trio Jordan Henderson, Fabinho, dan Georginio Wijnaldum di sektor gelandang. Mereka berduel dengan empat gelandang United yang ditumpuk Ole Gunnar Solskjaer.
"Liverpool memiliki gelandang yang akan mengalahkan siapa pun, tapi mereka dikalahkan pada babak pertama, dan itu sangat tidak biasa," ujar Souness di Sky Sports.
Kurang Menggigit
Performa Liverpool sepanjang babak pertama memang menuai banyak kritik. Liverpool baru bisa tampil leluasa pada babak kedua, setelah Klopp melakukan sejumlah pergantian pemain.
"Ketika mereka masuk sepertiga akhir lapangan, mereka tak memiliki pemain berskill tinggi, tapi mereka memiliki para pekerja keras, dengan Fabinho, Henderson, dan Wijnaldum," tutur Souness.
"Karena itulah mereka kurang menggigit selama sekian lama karena United bertahan sangat dalam. Sangat kasar untuk terlalu mengkritik lini tengah Liverpool," tukasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















