Liverpool Ancam Mundur dari Carabao Cup, Memangnya Bisa?
Yaumil Azis | 1 November 2019 02:30
Bola.net - Perjalanan Liverpool di ajang Carabao Cup bisa saja berakhir lebih dini. Pasalnya sang pelatih, Jurgen Klopp, merasa tidak sreg dengan tanggal laga babak perempat final yang ditentukan oleh penyelenggara.
The Reds dipastikan melaju ke babak perempat final setelah berhasil mengalahkan Arsenal di 16 besar hari Kamis (31/10/2019). Liverpool dipastikan sebagai pemenang melalui adu penalti dengan skor 5-4.
Pertandingan itu sendiri berjalan dengan seru, di mana kedua tim saling kejar-kejaran selama 90 menit penuh. Arsenal berkali-kali berada dalam situasi unggul, namun Liverpool tak berhenti menyamakan kedudukan. Di waktu normal, keduanya bermain imbang 5-5.
Dua dari lima gol Liverpool dicetak oleh Divock Origi, satu lainnya berasal dari aksi bunuh diri Shkodran Mustafi, dan sisanya dikantongi Oxlade-Chamberlain dan James Milner. Sementara gol Arsenal dicetak Lucas Torreira, Maitland-Niles, Joe Willock, dan dua diborong Gabriel Martinelli.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Liverpool Berniat Mundur
Di babak perempat final nanti, Liverpool akan berhadapan dengan Aston Villa yang sukses menyingkirkan Wolverhampton. Pertandingan tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 17 Desember 2019 nanti dengan Aston Villa bertindak sebagai tuan rumah.
Dari sinilah semua permasalahan bermula. Liverpool sudah sangat sibuk dengan jadwalnya di bulan Desember. Ditambah Carabao Cup, maka Mohamed Salah dkk harus bermain di lima kompetisi yang berbeda.
Jurgen Klopp langsung melayangkan ancaman begitu timnya dipastikan lolos ke babak berikutnya. "Jika mereka tidak bisa menemukan jadwal yang tepat - maksud saya bukan jam 3 sore saat tepat Hari Natal - maka kami tidak akan bermain," tutur Klopp saat itu.
Namun masalahnya, apakah Liverpool memang bisa mengundurkan diri dari kompetisi tersebut? Goal Internasional memberikan informasi soal apakah the Reds benar-benar bisa menarik diri dari Carabao Cup.
Bisakah Liverpool mundur?
Secara teori, tidak ada yang bisa menghentikan Liverpool untuk mundur dari Carabao Cup. Namun jika memaksakan untuk mundur, maka the Reds berpeluang untuk mendapatkan hukuman berat.
Mundurnya klub sebesar Liverpool dari ajang tersebut berpotensi untuk menciptakan kerusuhan bagi pihak penyiar kompetisi. Selain itu, nama Carabao Cup serta sepak bola Inggris secara keseluruhan juga bisa tercoreng.
Dalam peraturan resmi Carabao Cup, diketahui bahwa klub yang tidak memenuhi tugasnya untuk bermain dianggap melakukan pelanggaran. Jika skenario itu terjadi, maka the Reds harus menanggung kerugian dari berbagai pihak termasuk klub lawan.
Apa yang Terjadi Bila Liverpool Mundur?
Jika Liverpool memutuskan untuk mundur, maka Aston Villa secara otomatis akan dianggap sebagai pemenang. Klub asuhan Dena Smith tersebut dipersilahkan untuk melaju ke babak berikutnya, yakni semi final.
Sementara itu, mundurnya Liverpool tidak akan memberikan pengaruh apapun terhadap Arsenal. Mereka sudah dipastikan tersingkir dari ajang Carabao Cup.
Jauh sebelumnya, tepatnya di musim 1999/20, Manchester United pernah melakukan hal hampir serupa. Bedanya, the Red Devils mundur dari ajang FA Cup, bukan Carabao Cup.
Permasalahannya juga sama, mereka harus berpartisipasi dalam banyak ajang pada waktu itu, salah satunya adalah Piala Dunia Antarklub yang digelar di Brasil. Pada akhirnya, mereka tetap tersingkir dengan catatan satu kemenangan, satu kekalahan dan satu kali imbang.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 17-20 Januari 2026
Liga Inggris 19 Januari 2026, 08:50
-
Peringatan Keras Virgil van Dijk soal Kebiasaan Liverpool Bermain Ceroboh
Liga Inggris 19 Januari 2026, 06:00
-
Juventus Abaikan Chiesa, Alihkan Fokus ke Maldini, Ini Alasannya
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:49
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


