Liverpool Bingung Hadapi Perubahan Kecil MU, Jurgen Klopp Pantas Malu?
Richard Andreas | 22 Oktober 2019 13:00
Bola.net - Jurgen Klopp dinilai layak merasa malu usai Liverpool ditahan imbang Manchester United 1-1 akhir pekan lalu. Laga itu seharusnya mudah untuk The Reds, tidak ada alasan untuk tidak menang.
Alih-alih, yang Liverpool justru kesulitan sepanjang laga. Mereka harus berjuang sampai menit ke-85 hanya untuk menyamakan kedudukan lewat kaki Adam Lallana. MU, di sisi lain, tampil impresif sejak awal.
Jalannya pertandingan ini kontras dengan prediksi-prediksi yang beredar sebelumnya. Betapa tidak, Liverpool jelas jauh lebih kuat di setiap sisi dari MU, tapi identitas itu luntur ketika harus bermain di depan publik Old Trafford.
Formasi mengejutkan 3-4-1-2 pilihan Ole Gunnar Solskjaer dinilai sebagai salah satu penyebab kegagalan Liverpool. Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hanya Perubahan Kecil
Setelah pertandingan itu, Klopp mengeluhkan pendekatan defensif MU dalam formasi 3-4-1-2. Klopp bicara berdasarkan fakta, MU memang tampil lebih rapat dengan formasi itu.
Namun, keluhan Klopp inilah yang dianggap tidak masuk akal. Analis Premier League, Adrian Durham, percaya pelatih hebat tidak seharusnya kesulitan mengatasi perubahan taktik lawan.
"Bagi saya, itu [formasi 3-4-1-2] terdengar sebagai perubahan taktik kecil dari Ole Gunnar Solskjaer, tapi begitu saja Klopp sudah bingung," tutur Durham kepada talkSPORT.
"Dia tidak benar-benar tahu bagaimana cara mengatasi perubahan MU. Benar, mereka bisa menyamakan kedudukan, tapi itu terjadi lebih karena pertahanan MU yang buruk."
Seharusnya Malu
Klopp juga dengan tegas memprotes permainan MU yang cenderung defensif. Durham menyayangkan komentar itu, yang justru membuat Klopp malu sendiri. Seharusnya Klopp sudah tahu bahwa tim mana pun cenderung bermain defensif saat menghadapi Liverpool.
"Apa yang diprotes Klopp? Apakah dia menyalahkan MU yang bermain defensif, apa yang salah dengan itu? Apa dia berharap tim yang lebih lemah dari Liverpool tidak akan bermain bertahan? Apa dia tidak punya taktik untuk mengatasi itu?" lanjut Durham.
"Liverpool mungkin masih melaju dalam pemburuan merebut gelar juara, tapi ini hasil yang memalukan. Komentar Klopp itu bahkan lebih memalukan daripada hasil akhir," tutupnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
Oknum Suporter Diduga Melakukan Pelecehan Rasial, Sikap MU Didukung Liverpool
Marcos Rojo di Balik Kegagalan MU Kalahkan Liverpool
Gara-gara Main Basket Jelang Duel Lawan Manchester United, Liverpool Panen Sindiran
Masa Depan Cerah Manchester United Tumbuh Seiring Padunya Rashford dan James
Manchester City Sedang 'Mundur', Liverpool Diyakini Bakal Juara Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
-
Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:53
-
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












