Liverpool Diam-Diam Pantau Jarell Quansah, Akankah Bek Rp1 Triliun Itu Pulang ke Anfield?
Dimas Ardi Prasetya | 3 Maret 2026 15:43
Bola.net - Liverpool melakukan perombakan besar pada musim panas 2025 lalu dengan melepas sejumlah pemain dari skuad juara mereka. Salah satu nama yang ikut dilepas adalah bek muda binaan akademi, Jarell Quansah.
Keputusan itu cukup mengejutkan karena Quansah merupakan produk asli akademi yang sudah 17 tahun bersama klub. Ia akhirnya dilepas ke Bayer Leverkusen dengan nilai transfer sekitar £35 juta.
Di sisi lain, The Reds tampil agresif di bursa transfer usai menjuarai Premier League pada musim perdana Arne Slot. Mereka mendatangkan tujuh pemain baru untuk memperkuat kedalaman skuad.
Kini, muncul kabar yang tak kalah mengejutkan. Liverpool disebut-sebut membuka peluang untuk memulangkan kembali bek yang baru setahun meninggalkan Anfield tersebut.
Liverpool Mulai Intip Peluang Reuni Dengan Quansah
Setelah meraih gelar Premier League bersama Arne Slot, Liverpool memang melakukan penyegaran besar di dalam tim. Sejumlah nama seperti Trent Alexander-Arnold, Luis Diaz, dan Darwin Nunez dilepas, sementara Alexander Isak, Florian Wirtz, serta Hugo Ekitike didatangkan.
Jarell Quansah menjadi salah satu pemain yang dilego permanen ke Bayer Leverkusen. Ia kalah bersaing dengan Ibrahima Konate plus The Reds juga sudah mendatangkan Giovanni Leoni.
Namun menurut laporan TEAMtalk, Liverpool kini memantau perkembangan Quansah secara serius. Para pemandu bakat The Reds dilaporkan hadir dalam empat laga terakhir Leverkusen, periode di mana klub Bundesliga itu hanya kebobolan satu gol.
Leverkusen memang sedang duduk di peringkat keenam Bundesliga, tetapi mereka memiliki rekor pertahanan terbaik ketiga setelah Bayern dan Borussia Dortmund. Liverpool sendiri disebut memasukkan klausul pembelian kembali dalam kesepakatan, yang mulai aktif pada 2027, meski Leverkusen dikabarkan bersedia melepasnya lebih cepat di kisaran £52,5 juta.
Alasan Quansah Pergi ke Leverkusen
Keputusan Quansah meninggalkan Liverpool pada 2025 lalu bukan tanpa pertimbangan matang. Ia merasa membutuhkan jam terbang lebih banyak untuk mengembangkan potensinya sebagai bek tengah utama.
Dalam wawancaranya bersama ESPN pada Oktober lalu, Quansah mengungkapkan alasan hijrahnya ke Jerman. Ia menilai bermain di luar negeri akan membantunya berkembang lebih cepat.
“Saya pikir secara keseluruhan itulah alasan keputusan itu dibuat dan mengapa saya pikir pergi ke luar negeri adalah yang terbaik untuk saya,” katanya.
Sejak bergabung dengan Leverkusen, Quansah telah tampil 32 kali dan mencetak empat gol. Dengan kontrak hingga 2030 dan peluang di Liverpool yang bisa terbuka seiring menurunnya usia Virgil van Dijk serta situasi kontrak Ibrahima Konate, peluang reuni di Anfield kini bukan sekadar wacana.
Klasemen Liga Inggris
(TEAMtalk/ESPN)
Baca Juga:
- Eks Man United Ini Sebut Setan Merah tak Harus Pertahankan Bruno Fernandes, Ini Alasannya
- Panas! Liverpool, Arsenal, dan Barcelona Saling Sikut Demi Bek Andalan Inter Milan
- Arsenal Ungguli AC Milan Dalam Perburuan Gelandang Bayern, Leon Goretzka
- Inter Milan Kembali Bidik Gelandang Como, Harga Tak Akan Murah
- Casemiro Gabung AC Milan? Begini Kata Fabrizio Romano
- Belum Setahun di San Siro, AC Milan Siap Korbankan Pervis Estupinan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 3 Maret 2026, 17:23
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 3 Maret 2026, 17:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 3 Maret 2026, 17:23
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 3 Maret 2026, 17:15
-
Nonton Live Streaming Madura United vs Malut United - BRI Super League
Bola Indonesia 3 Maret 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24








