Liverpool Dibantai 4-0 oleh Man City, Szoboszlai Bongkar Masalah Besar The Reds yang tak Kasatmata

Dimas Ardi Prasetya | 6 April 2026 19:10
Liverpool Dibantai 4-0 oleh Man City, Szoboszlai Bongkar Masalah Besar The Reds yang tak Kasatmata
Ekspresi kecewa skuad Liverpool usai dikalahkan Manchester City di perempat final Liga Champions 2025/2026 (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Liverpool harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Manchester City di Etihad dalam laga perempat final Piala FA, Sabtu (04/04/2026). The Reds dipermalukan dengan skor telak 0-4.

Tim asuhan Arne Slot awalnya tampil cukup bagus dan bisa menekan pertahanan City. Bahkan, mereka bisa mendapat peluang, termasuk yang didapatkan Hugo Ekitike.

Advertisement

Namun seiring jalannya laga, Liverpool seperti kehilangan arah permainan. Serangan demi serangan yang dibangun gagal berbuah hasil, sementara lini belakang justru mudah ditembus.

Hasil ini sekaligus memupus harapan Liverpool untuk melangkah ke semifinal. Kekalahan telak ini juga memicu kritik tajam dari gelandang mereka, Dominik Szoboszlai.

1 dari 4 halaman

Szoboszlai tak Habis Pikir Liverpool Bisa Hancur Lebur

Szoboszlai tak Habis Pikir Liverpool Bisa Hancur Lebur

Rayan Cherki mencoba merebut bola dari kaki Ryan Gravenberch di laga Manchester City vs Liverpool, Sabtu (4/4/2026) (c) AP Photo/Jon Super

Kekalahan besar ini meninggalkan tanda tanya besar di benak para pemain Liverpool. Szoboszlai menjadi salah satu sosok yang terang-terangan mengungkapkan keheranannya.

Gelandang asal Hungaria itu tampil penuh selama 90 menit, namun tak mampu mengubah jalannya pertandingan. Ia melihat ada banyak hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya di lapangan.

Liverpool sebenarnya sempat menciptakan beberapa peluang, termasuk kesempatan penalti dari Mohamed Salah. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang justru memperparah situasi tim.

"Saya tidak tahu. Ketika Anda melakukan sesuatu dan tidak ada hasilnya, itu tidak masuk akal. Kami memiliki peluang dan melewatkannya, kami kebobolan penalti yang mudah. Kami kalah 4-0. Kami tidak boleh kebobolan sebanyak ini. Tidak ada lagi yang perlu dikatakan," kata Szoboszlai kepada TNT Sports.

2 dari 4 halaman

Kritik Pedas: Liverpool Dinilai Kehilangan Mentalitas Bertarung

Kritik Pedas: Liverpool Dinilai Kehilangan Mentalitas Bertarung

Antoine Semenyo mencoba merebut bola dari kaki Florian Wirtz di laga Manchester City vs Liverpool (c) AP Photo/Jon Super

Lebih jauh, Szoboszlai menyoroti aspek mentalitas yang dinilainya menjadi penyebab utama kekalahan telak ini. Ia menilai Liverpool tidak menunjukkan karakter sebagai tim besar.

Menurutnya, situasi semakin memburuk setelah kebobolan gol kedua menjelang turun minum. Hal itu membuat peluang bangkit semakin kecil di babak kedua.

Masuk ke babak kedua, harapan sempat muncul untuk membalikkan keadaan. Namun gol ketiga dari City langsung mematikan semangat juang tim tamu.

"Sulit untuk menang di sini. Setelah tertinggal 1-0, Anda masih percaya. Saat tertinggal 2-0, itu kesalahan kami sendiri karena masuk ke ruang ganti di menit terakhir dan kebobolan gol lagi. Saat tertinggal 2-0, peluang semakin kecil.

"Anda keluar dan ingin menunjukkan bahwa kami mampu bangkit dan Anda kebobolan gol ketiga, sejak saat itu tidak ada lagi kesempatan untuk bangkit. Semangat juang tidak cukup, mentalitas tidak cukup. Sejujurnya, tidak satu pun dari kami yang benar-benar fokus," bebernya.

3 dari 4 halaman

Minta Liverpool Segera Fokus Hadapi PSG

Minta Liverpool Segera Fokus Hadapi PSG

Skuad Liverpool berkumpul sebelum laga menghadapi Manchester City (c) Liverpool FC Official

Dominik Szoboszlai kemudian meminta Liverpool agar terus bersatu di masa-masa kelam seperti ini. Selain itu ia juga menegaskan rekan-rekannya kini harus segera fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.

Liverpool akan menghadapi laga berat di Liga Champions. Mereka akan berhadapan dengan sang juara bertahan, PSG, di Parc des Princes

"Ini masa sulit, tetapi kita harus tetap bersatu. Pada hari Rabu ada kesempatan lain, tetapi kita harus menyadari bahwa ini bukanlah musim yang ingin kita akhiri."

"Kita harus melupakan sebanyak mungkin dan sesegera mungkin, dan terus berjuang sepanjang waktu. Saya selalu mengatakan bahwa ketika kita melakukannya dan kita menang, ketika kita tidak melakukannya, kita kalah. Kita harus berjuang, bekerja keras, saling mendukung, dan itulah yang terkadang kita lewatkan," tegas Szoboszlai.

LATEST UPDATE