Liverpool Ubah Wajah di Piala FA 2025/2026: The Reds tak Lagi Bermain-main dengan Tim Pelapis!

Asad Arifin | 15 Februari 2026 08:49
Liverpool Ubah Wajah di Piala FA 2025/2026: The Reds tak Lagi Bermain-main dengan Tim Pelapis!
Mohamed Salah dilanggar Pascal Gross di laga Liverpool vs Brighton, Minggu (15/02/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Liverpool menunjukkan perspektif baru dalam memandang Piala FA musim 2025/2026. Jika musim lalu kompetisi ini diperlakukan sebagai ajang rotasi, kini The Reds tampil dengan komposisi terbaiknya sejak ronde awal krusial.

Keputusan itu terbukti tepat. Liverpool menang meyakinkan 3-0 atas Brighton pada putaran keempat Piala FA di Anfield, Minggu (15/2) dini hari WIB. Curtis Jones membuka skor, sebelum Dominik Szoboszlai dan Mohamed Salah memastikan kemenangan.

Advertisement

Hasil tersebut membawa Liverpool melaju ke putaran kelima. Brighton harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah gagal meredam intensitas permainan tuan rumah.

Pendekatan ini berbeda dari musim lalu. Pada fase yang sama, Arne Slot memilih menurunkan tim lapis kedua melawan Plymouth dan Liverpool tersingkir oleh klub Championship tersebut. Kini, pesan yang dikirim jelas: Piala FA menjadi target realistis.

1 dari 3 halaman

Piala FA Jadi Target Rasional Liverpool

Piala FA Jadi Target Rasional Liverpool

Skuad Liverpool merayakan gol Mohamed Salah ke gawang Brighton, Minggu (15/02/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Memenangi Liga Champions tetap menjadi ambisi besar, tetapi tingkat kesulitannya sangat tinggi. Dalam konteks itu, Piala FA dipandang sebagai jalur paling rasional untuk mengamankan trofi musim ini.

Di Premier League, Liverpool tertinggal jauh. Dengan menurunkan pemain inti di Piala FA, ia mengirim sinyal bahwa kompetisi ini harus dimenangkan. Piala FA jadi target realistis untuk setidaknya menghindari musim nirtrofi mayor.

Gol pertama yang dicetak Curtis Jones lahir dari kerja kolektif yang rapi. Dominik Szoboszlai kemudian mencetak gol lewat skema serangan yang mengalir cepat dan terstruktur. Kualitas eksekusi mencerminkan kepercayaan diri yang kembali tumbuh.

Keputusan taktis Slot juga berdampak pada stabilitas. Liverpool mencatatkan dua clean sheet beruntun. Secara defensif, mereka lebih disiplin dan terorganisasi dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

2 dari 3 halaman

Sinyal Kebangkitan dan Fondasi Menuju Trofi

Sinyal Kebangkitan dan Fondasi Menuju Trofi

Skuad Liverpool merayakan gol Curtis Jones ke gawang Brighton di FA Cup, Minggu (15/2/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Performa individu turut menguatkan optimisme. Milos Kerkez, yang memberi assist untuk gol Jones, menunjukkan perkembangan konsisten dari pekan ke pekan. Kontribusinya dari sisi kiri semakin signifikan dalam fase menyerang.

Mohamed Salah kembali tampil menentukan. Ia aktif tanpa bola, disiplin dalam transisi, dan menutup penampilannya dengan gol.

Terlalu dini menyimpulkan bahwa Liverpool telah sepenuhnya kembali ke performa puncak. Namun, pendekatan serius di Piala FA dan kemenangan atas Brighton menjadi fondasi bahwa mereka ingin meraih gelar Piala FA.

Sumber: BBC Sport