Louis Saha Ungkap Alasan Kuat Mengapa Man United Harus Permanenkan Michael Carrick
Dimas Ardi Prasetya | 11 Februari 2026 04:01
Bola.net - Penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United terjadi di tengah situasi genting. Setan Merah baru saja memutuskan kerja sama dengan Ruben Amorim pada awal 2026.
Keputusan memecat Amorim diambil setelah sang pelatih gagal membawa perubahan signifikan di Old Trafford. Penolakannya untuk meninggalkan sistem 3-4-2-1 akhirnya menjadi titik balik yang menentukan nasibnya.
Sempat ada fase transisi singkat ketika Darren Fletcher dipercaya menangani tim utama. Namun, kendali penuh kemudian diserahkan kepada Carrick, sosok yang sudah sangat mengenal lingkungan klub.
Hasilnya langsung terasa di lapangan. Carrick memimpin Manchester United meraih empat kemenangan beruntun dan kembali masuk jalur persaingan tiket Liga Champions.
Saha Minta MU Serius Pertimbangkan Carrick

Performa positif Manchester United di bawah arahan Carrick memicu perdebatan soal masa depan kursi manajer. Sejumlah mantan pemain dan pengamat mulai mempertanyakan apakah Carrick layak dipermanenkan.
Louis Saha menjadi salah satu figur yang secara terbuka mendukung mantan rekan setimnya tersebut. Ia menilai Carrick sudah memberikan bukti nyata, bukan sekadar keberuntungan jangka pendek.
Dalam periode singkatnya, Carrick sukses membawa MU mengalahkan Manchester City, Arsenal, Fulham, dan Tottenham. Rangkaian hasil itu dinilai menunjukkan stabilitas dan arah permainan yang lebih jelas.
“Saya ingin sekali melihat Michael diberi kesempatan. Ia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Ia adalah orang yang sangat pekerja keras tetapi juga rendah hati. Hasil yang diraihnya saat ini sangat baik, tetapi bukan hanya hasil, cara tim bermain dan tampil, kita semua dapat melihat perubahannya secara langsung. Ia memiliki dampak terbesar sejak Sir Alex Ferguson," serunya, dikutip dari Goal.
“Ia memberikan jawaban atas pertanyaan tentang manajer berikutnya. Saya pikir mereka perlu mempertimbangkan Carrick dengan sangat, sangat, sangat serius.”
Carrick Dinilai Paham DNA Manchester United

Alasan lain Carrick dianggap layak adalah pemahamannya terhadap kultur internal klub. Ia bukan sosok asing di Old Trafford, baik sebagai mantan pemain maupun staf pelatih.
Pengalaman tersebut membuat Carrick dinilai tahu bagaimana tekanan bekerja di Manchester United. Ia juga memahami ekspektasi besar yang selalu menyertai posisi manajer klub raksasa Premier League itu.
“Yang saya lihat adalah ia memahami DNA klub, ia pernah berada di bawah tekanan, mungkin bukan sebagai manajer tetapi sebagai pemain, ia memahami bagaimana para manajer itu bereaksi sebelumnya karena ia adalah bagian dari staf pelatih. Jadi ia mengerti," terangnya.
"Ia bukan pemula. Jadi saya rasa ia pantas mendapatkan posisinya, tetapi ketika nama-nama seperti Ancelotti, Zidane ikut berperan, itu adalah permainan yang berbeda," tandas Saha.
Klasemen Liga Inggris
(Goal)
Baca Juga:
- Bukan Tuchel Atau Ancelotti, Owen Sebut Man United Layak Permanenkan Carrick di Old Trafford
- Paul Scholes Ingin Manchester United Rekrut Bek Tottenham yang Baru Kena Kartu Merah
- Duet Harry Maguire dan Lisandro Martinez, Jawaban untuk Masalah di Lini Belakang Manchester United?
- Masa Depan Marcus Rashford di Barcelona Tergantung Presiden Baru
- Harry Maguire Singgung Masalah Terbesar Ruben Amorim di Manchester United
- Manchester United Disebut Bisa Gaet Vinicius Junior Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
- Michael Owen Prediksi Manchester United Bisa Juara dalam Satu atau Dua Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil West Ham vs Man Utd: Gol Telat Benjamin Sesko Selamatkan Setan Merah
Liga Inggris 11 Februari 2026, 05:20
-
Christopher Nkunku Bongkar Resep Sederhana Kebangkitannya di AC Milan: Senyumin Aja
Liga Italia 11 Februari 2026, 05:01
-
Bek Anyar Liverpool Ini Disebut Sebagai Reinkarnasi Legenda AC Milan dan Man United
Liga Inggris 11 Februari 2026, 04:31
LATEST UPDATE
-
Waspada! Ini 6 Pemain Kunci Ratchaburi FC yang Bisa Repotkan Persib Bandung
Asia 11 Februari 2026, 07:31
-
Rapor Pemain Man Utd vs West Ham: Blunder Shaw, Sesko Jadi Penyelamat di Detik Terakhir
Liga Inggris 11 Februari 2026, 07:29
-
Perbandingan Nilai Pasar Persib dan Ratchaburi: Maung Bandung Unggul Dengan Selisih Cukup Lebar
Asia 11 Februari 2026, 07:15
-
Man of the Match West Ham vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 11 Februari 2026, 06:39
-
Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer
Liga Inggris 11 Februari 2026, 06:29
-
Daftar Tim Lolos Semifinal Coppa Italia: Como Cetak Sejarah, Pertama Kali dalam 40 Tahun!
Liga Italia 11 Februari 2026, 06:07
-
Hasil Napoli vs Como: Adu Penalti Dramatis, Como Singkirkan Tim Asuhan Conte 7-6
Liga Italia 11 Februari 2026, 05:36
-
Hasil West Ham vs Man Utd: Gol Telat Benjamin Sesko Selamatkan Setan Merah
Liga Inggris 11 Februari 2026, 05:20
-
Christopher Nkunku Bongkar Resep Sederhana Kebangkitannya di AC Milan: Senyumin Aja
Liga Italia 11 Februari 2026, 05:01
LATEST EDITORIAL
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49


