
Bola.net - Harry Maguire dan Lisandro Martinez perlahan menjawab keraguan lama di lini belakang Manchester United. Duet yang sempat terabaikan itu kini justru tampil meyakinkan dan memberi stabilitas bagi Setan Merah.
Kemitraan mereka sejatinya bukan hal baru, tetapi baru menemukan momentumnya belakangan ini. Padahal, sejak Martinez didatangkan pada musim panas 2022, keduanya jarang benar-benar dimainkan secara konsisten sebagai pasangan bek tengah.
Ironinya, kebangkitan duet ini datang di fase yang bisa disebut sebagai senja karier Maguire di Old Trafford. Di bawah arahan Michael Carrick, keduanya kembali disatukan dan langsung menunjukkan koneksi yang terlihat matang.
Data mendukung kesan visual tersebut. Dari 15 laga Maguire dan Martinez bermain bersama sebagai duet bek tengah dalam formasi empat bek, delapan di antaranya berakhir dengan clean sheet—angka yang sulit diabaikan.
Duet yang Lama Terpendam di Tengah Transisi United

Awal kisah Maguire dan Martinez di Manchester United jauh dari kata ideal. Mereka memulai dua laga pertama era Erik ten Hag, tetapi langsung dicap gagal usai kekalahan dari Brighton dan Brentford.
Situasi itu berdampak besar. Kritik terhadap tinggi badan Martinez mencuat, sementara Maguire justru kehilangan tempatnya di tim utama. Sejak saat itu, kemitraan mereka praktis terhenti.
Cedera serius yang dialami Martinez juga menjadi faktor krusial. Bek asal Argentina itu harus menepi cukup lama, sementara dinamika taktik United terus berubah, termasuk penggunaan formasi tiga bek selama 14 bulan bersama Amorim.
Akibatnya, dalam era Ruben Amorim, Maguire dan Martinez hanya bermain bersama delapan kali. Kesempatan untuk membangun chemistry nyaris tak pernah benar-benar ada hingga musim ini.
Keseimbangan Ideal dan Potensi Duet Jangka Panjang

Kondisi fisik Maguire yang kembali prima di bawah Carrick menjadi titik balik. Ia kini tampil percaya diri dan memberi ketenangan, sementara Martinez menghadirkan agresivitas serta kualitas progresi bola dari lini belakang.
Secara profil, keduanya saling melengkapi. Maguire unggul dalam duel udara dan kekuatan fisik, sementara Martinez dominan dalam duel darat serta distribusi bola. Kombinasi kaki kanan dan kiri juga memberi keseimbangan alami.
Legenda United, Jaap Stam, melihat kemitraan ini sebagai aset penting. Ia menilai Maguire menunjukkan karakter kuat dengan bertahan di klub saat situasi sulit, dan Martinez memberi dimensi berbeda dalam membangun serangan.
"Martinez lebih merupakan pemain yang ingin membangun serangan, yang ingin memiliki kemampuan mengontrol bola untuk menemukan umpan yang tepat ke lini tengah atau ke penyerang sehingga mereka dapat menyerang," ucap Stam dikutip dari MEN Sport.
Sumber: MEN Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Krisis Akut Bek Kanan Liverpool: Mengapa Arne Slot 'Alergi' Memainkan Calvin Ramsay?
- Harry Maguire Singgung Masalah Terbesar Ruben Amorim di Manchester United
- Manchester United Disebut Bisa Gaet Vinicius Junior Jika Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
- Kobbie Mainoo Dapat Kesempatan Kembali di Manchester United Setelah Intervensi Michael Carrick
- West Ham vs Man Utd: Diallo Out dan Sesko In, Begini Prediksi Susunan Pemain Setan Merah
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Maret 2026 12:05 -
Liga Inggris 30 Maret 2026 11:52Tottenham Bidik Roberto De Zerbi sebagai Pelatih Permanen Baru
-
Liga Inggris 29 Maret 2026 22:18Igor Tudor Dipecat Tottenham Setelah hanya 7 Laga dalam 44 Hari
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Maret 2026 18:27 -
Tim Nasional 30 Maret 2026 18:12 -
Tim Nasional 30 Maret 2026 18:00 -
Piala Dunia 30 Maret 2026 17:55 -
Tim Nasional 30 Maret 2026 17:52 -
Piala Dunia 30 Maret 2026 17:46
MOST VIEWED
- Manchester United Tergila-gila Pada Sandro Tonali, Siapkan Dana Jumbo Demi Membajaknya Dari Newcastle
- Manchester United Menarik Diri dari Transfer Bruno Guimaraes, Kenapa?
- Manchester United Dapat Tawaran Rekrut Penyerang Barcelona
- Jurgen Klopp Akhirnya Buka Suara Soal Keputusan Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541570/original/091709900_1774868393-d9297aec-00b1-44be-aac0-3c3e212acd8d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490805/original/071358000_1770025785-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541508/original/033428800_1774865506-10100.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4454570/original/081975500_1686020290-D3A4E798-205D-44B2-9844-8BA738CF8534.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540953/original/098678400_1774844645-5.jpg)
