Lukaku Jadi Garang Seperti Sekarang Ini Berkat Pengalaman Pahit di Chelsea
Dimas Ardi Prasetya | 12 Oktober 2021 01:42
Bola.net - Romelu Lukaku mengaku ia jadi seperti sekarang ini salah satunya berkat masa lalunya yang pahit di Chelsea.
Lukaku menginjakkan kakinya di Premier League untuk pertama kalinya pada tahu 2011 silam. Saat itu ia diboyong Chelsea dari Anderlecht.
Namun ia jarang sekali bermain bagi Chelsea. Ia malah dipinjamkan ke West Brom dan Everton.
Lukaku kemudian sempat membela Manchester United dan berkelana ke Italia bersama Inter Milan. Tapi Sekarang ini ia sudah kembali ke Chelsea.
Pengalaman Pahit Lukaku di Chelsea
Romelu Lukaku mengakui bahwa ia menjalani masa-masa sulit di awal karirnya di Chelsea. Namun ia kini melihat pengalaman itu sebagai sebuah berkah.
Sebab pengalaman itu membantu membentuk dirinya jadi seperti sekarang ini, menjadi salah satu striker terbaik di dunia.
“Itu menyakitkan dan membantu, tetapi saya akan mengatakan lebih bermanfaat karena itu memberi saya mentalitas dan pola pikir yang saya butuhkan untuk menjadi pemain seperti sekarang ini," seru Lukaku pada laman resmi Chelsea.
Inspirasi dari Skuat Chelsea
Romelu Lukaku juga mengatakan ia sangat terkesan dengan kerja keras para penggawa Chelsea di belakang layar. Dari situ Lukaku bertekad untuk mengikuti jejak para seniornya di skuat The Blues kala itu.
“Tim ini sangat bagus tetapi tidak ada yang melihat kerja ekstra yang mereka lakukan setelah sesi latihan. Sebagai seorang anak berusia 18 tahun, saya melihat secara langsung setiap hari seberapa banyak para pemain bekerja pada keahlian mereka," kenangnya.
"Saat itulah saya tahu itulah yang harus Anda lakukan untuk menjadi tipe pemain seperti ini. Saya berkata pada diri sendiri 'ketika saya tidak bermain, inilah yang akan saya lakukan', dan pada dasarnya itu hanya menjadi gaya hidup," beber Lukaku.
Romelu Lukaku musim ini sudah bermain sebanyak sembilan kali bagi Chelsea di semua ajang kompetisi. Ia menyumbangkan empat gol.
(chelseafc.com)
Berita Chelsea Lainnya:
- Bajak Lukaku, Thomas Tuchel Minta Maaf ke Fans Inter Milan
- Tuchel Jagokan Jorginho Raih Ballon d'Or 2021
- Timo Werner Dianggap Bukan Tipe Penyerang Klasik Jerman, Apa Kata Hansi Flick?
- Thomas Tuchel Ungkap Betapa Sulitnya Melatih PSG dengan Neymar dan Mbappe di Tim
- Chelsea Buka Pintu untuk Kepulangan Eden Hazard
- Buang Peluang Matang di Final UCL, Havertz Sempat Takut Jadi Bahan Meme!
- Roberto Mancini: Jorginho untuk Ballon d'Or, Bakal Aneh Kalau Enggak!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20










