Malam Emosional di Emirates: Gol Kai Havertz Antar The Gunners ke Final

Richard Andreas | 5 Februari 2026 17:29
Malam Emosional di Emirates: Gol Kai Havertz Antar The Gunners ke Final
Selebrasi Kai Havertz bersama pemain Arsenal usai mencetak gol ke gawang Chelsea di semifinal Carabao Cup. (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Arsenal akhirnya mematahkan kutukan semifinal yang menghantui mereka dalam beberapa musim terakhir. Gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-97 menjadi momen pelepas dahaga, sekaligus memastikan tiket ke final Carabao Cup.

Kemenangan 1-0 atas Chelsea di leg kedua semifinal membuat Arsenal unggul agregat 4-2. Emirates Stadium pun berubah menjadi lautan euforia, menandai kembalinya The Gunners ke final kompetisi domestik setelah penantian enam tahun.

Advertisement

Lebih dari sekadar hasil, malam itu menjadi simbol keyakinan baru di tubuh Arsenal. Keyakinan bahwa musim ini bisa menjadi titik balik dari sekadar proyek menuju prestasi nyata.

1 dari 4 halaman

Gol Penentu Kai Havertz dan Ledakan Emosi di Emirates

Momen penentuan datang setelah Arsenal menunggu selama 97 menit. Kai Havertz, yang baru pulih dari cedera panjang, dengan dingin melewati kiper Robert Sanchez sebelum menceploskan bola ke gawang mantan klubnya.

Selebrasi pun tak terbendung. Hampir seluruh skuad Arsenal, termasuk para pemain cadangan dan kiper ketiga, berhamburan ke lapangan untuk merayakan gol tersebut. Ada pelukan, tepukan, dan luapan emosi yang mencerminkan betapa pentingnya momen itu.

Gol ini bukan hanya memastikan kemenangan, tetapi juga menjadi bentuk pembalasan personal bagi Havertz. Setelah hampir setahun bergulat dengan cedera hamstring dan lutut, malam itu terasa sebagai hadiah atas kesabaran dan kerja kerasnya.

2 dari 4 halaman

Arsenal Baru yang Percaya Waktunya Telah Tiba

Keberhasilan melaju ke final menandai perubahan signifikan di kubu Arsenal. Dalam enam tahun terakhir, mereka empat kali tersingkir di semifinal berbagai ajang. Kali ini, hasilnya berbeda.

Kemenangan atas Chelsea memastikan Arsenal akan tampil di final Carabao Cup di Wembley pada 22 Maret. Lawan mereka masih menunggu hasil semifinal lain antara Manchester City dan Newcastle United.

Manajer Mikel Arteta menegaskan bahwa timnya kini berada satu langkah dari target besar. “Kami hanya tinggal satu pertandingan lagi. Bekerja keras untuk mencapai momen seperti ini dan merasakannya bersama adalah sesuatu yang sangat spesial,” ujarnya.

Arteta menilai atmosfer positif di dalam tim menjadi modal penting. Ia melihat kebahagiaan, energi, dan keyakinan sebagai tanda bahwa Arsenal siap melangkah lebih jauh.

3 dari 4 halaman

Pujian Arteta untuk Havertz dan Makna Kesabaran

Arteta secara khusus memberikan pujian kepada Havertz, sang pencetak gol penentu. Menurutnya, pemain asal Jerman itu layak mendapatkan momen istimewa tersebut.

“Siapa pun yang mengenal Kai akan merasa benar-benar bahagia untuknya. Cara dia bekerja, bersikap, dan memperlakukan orang lain setiap hari sangat luar biasa,” kata Arteta.

Ia menambahkan bahwa gol tersebut adalah penghargaan atas dedikasi Havertz selama masa sulitnya. Arteta berharap sang pemain menikmati momen itu sepenuhnya karena ia pantas mendapatkannya.

Bagi Arsenal, kontribusi Havertz juga menjadi bukti kedalaman skuad. Di saat laga berjalan ketat dan minim peluang, satu momen krusial cukup untuk membuat perbedaan.

4 dari 4 halaman

Laga Ketat, Dukungan Suporter, dan Mental Juara

Pertandingan melawan Chelsea berlangsung hati-hati. Arsenal tidak wajib mencetak gol, sementara Chelsea tidak boleh kebobolan. Alhasil, laga berjalan minim risiko dan jauh dari kata indah.

Namun, Arteta menilai dukungan suporter di Emirates Stadium menjadi faktor penting. Ia memuji energi dan keyakinan yang ditunjukkan para fans, meski laga dimainkan dalam kondisi dingin, berangin, dan hujan.

Di sisi lain, pendukung Chelsea sempat melontarkan ejekan dengan nyanyian “kami telah memenangkan segalanya”. Ironisnya, pada fase ini justru Arsenal yang terlihat lebih siap meraih trofi, sementara Chelsea tampak masih dalam proses.

Arsenal menyadari bahwa Carabao Cup bukan tujuan akhir musim ini. Namun, trofi pertama sejak Piala FA 2019-2020 diyakini bisa memberi dorongan besar untuk sisa kompetisi.

Dengan jadwal padat di empat ajang berbeda, Arsenal tidak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia. Mikel Arteta harus memastikan skuadnya selalu siap.

LATEST UPDATE