
Bola.net - Cristiano Ronaldo mendadak tak masuk skuad Al Nassr pada laga Liga Arab Saudi melawan Al Riyadh, Senin lalu. Absennya sang kapten langsung memantik tanda tanya, terutama karena timnya justru menang tipis 1-0 tanpa kehadirannya.
Bintang asal Portugal itu disebut sedang tidak sejalan dengan arah manajemen klub, khususnya terkait kebijakan transfer. Situasi ini membuka kembali perdebatan lama tentang masa depan Ronaldo di Arab Saudi, meski kontrak barunya masih berlaku hingga 2027.
Dengan status sebagai pesepak bola bergaji tertinggi di dunia dan klausul rilis bernilai besar, dinamika ini membuat posisi Al Nassr dan Ronaldo sama-sama berada di bawah sorotan.
Ronaldo di Al Nassr: Gol Banyak, Gelar Masih Kurang

Sejak pindah ke Arab Saudi, Ronaldo tetap menunjukkan produktivitas luar biasa. Ia mencetak 111 gol dari 127 pertandingan bersama Al Nassr, sebuah catatan yang sejalan dengan reputasinya sebagai mesin gol, meski kompetisi yang dihadapi dinilai lebih ringan dibanding Eropa.
Namun, torehan gol tersebut belum berbanding lurus dengan prestasi kolektif. Al Nassr gagal menjuarai liga sejak kedatangannya pada Januari 2023 dan belum pernah mencapai final Liga Champions Asia. Satu-satunya trofi yang diraih adalah Arab Club Champions Cup pada Agustus 2023.
Musim ini sebenarnya memberi harapan baru. Al Nassr berada di posisi kedua klasemen, hanya terpaut satu poin dari Al Hilal, dan sempat mencatat lima kemenangan beruntun. Kondisi itu membuat ambisi Ronaldo untuk merebut gelar liga terasa semakin nyata.
Kekecewaan Transfer dan Alasan Absennya Ronaldo

Absennya Ronaldo dari laga melawan Al Riyadh bukan disebabkan cedera. Ia dikabarkan kecewa terhadap manajemen klub yang dinilai gagal memperkuat tim secara signifikan pada bursa transfer Januari.
Al Nassr hanya mendatangkan Abdullah Al Hamdan dari Al Hilal dan Haydeer Abdulkareem dari Al Zawraa. Bagi Ronaldo, tambahan ini tidak cukup untuk mendukung persaingan gelar, terutama setelah kekalahan dari Al Ahli dan Al Hilal pada Januari.
Kekecewaan itu semakin terasa ketika Al Hilal justru berhasil memperkuat skuad mereka dengan merekrut Karim Benzema. Situasi tersebut membuat Ronaldo menilai adanya perbedaan tingkat ambisi di antara klub-klub yang sama-sama berada di bawah payung kepemilikan dana investasi negara.
Benzema Bukan Satu-satunya Masalah

Sumber internal klub menegaskan bahwa transfer Benzema hanyalah pemicu terakhir. Ketidakpuasan Ronaldo disebut telah menumpuk karena ia merasa Al Nassr tidak mendapatkan dukungan operasional dan finansial yang sepadan.
Menurut sumber tersebut, sikap Ronaldo lebih dilihat sebagai upaya membela kepentingan klub dan menuntut perlakuan yang setara. Di sisi lain, pihak dana investasi menegaskan mereka tidak terlibat langsung dalam keputusan teknis dan olahraga masing-masing klub.
Transfer Benzema sendiri disebut digerakkan oleh pemegang saham minoritas Al Hilal, Pangeran Alwaleed bin Talal, bukan inisiatif terpusat. Penegasan ini penting untuk memahami bahwa setiap klub tetap berjalan dengan struktur dan keputusan masing-masing.
Struktur Anggaran Liga dan Posisi Al Nassr
Liga Pro Saudi menerapkan sistem Player Acquisition Center of Excellence yang mengatur anggaran dan proses rekrutmen klub. Melalui skema ini, klub mengajukan target pemain dan bernegosiasi dalam batas dana yang telah dialokasikan.
Empat klub dengan kepemilikan mayoritas dana investasi negara, termasuk Al Nassr, memiliki fleksibilitas lebih besar. Meski demikian, pengeluaran tetap harus dikontrol mengingat banyaknya proyek besar lain yang berjalan di Arab Saudi.
Dalam beberapa musim terakhir, Al Nassr sebenarnya tergolong agresif di bursa transfer. Mereka telah menghabiskan lebih dari 400 juta euro sejak kedatangan Ronaldo, angka yang sebanding dengan Al Ittihad dan Al Ahli, meski masih kalah jauh dari Al Hilal.
Pengaruh Besar Ronaldo dan Riwayat Ketegangan
Sebagai ikon global, Ronaldo memiliki pengaruh besar di dalam dan luar lapangan. Ia juga memiliki kedekatan dengan beberapa figur penting di struktur klub, sehingga tidak bisa dikatakan sendirian dalam menyuarakan pandangannya.
Namun, keputusan strategis tetap berada di tangan pemilik klub. Ketika visi tidak sepenuhnya sejalan, ketegangan pun sulit dihindari. Ini bukan kali pertama Ronaldo menunjukkan ketidakpuasan terhadap manajemen klub tempat ia bermain.
Pengalaman di Manchester United pada 2022 menjadi contoh nyata, ketika kritik terbuka berujung pada berakhirnya kontrak. Situasi di Al Nassr kini belum mencapai titik tersebut, tetapi absennya Ronaldo membuka bab baru yang patut terus dicermati.
Kontrak baru Ronaldo memuat klausul rilis senilai 50 juta euro. Angka itu memberi ruang spekulasi, meski belum ada indikasi konkret bahwa ia akan meninggalkan Al Nassr dalam waktu dekat.
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 5 Februari 2026 19:48Di Balik Absennya Cristiano Ronaldo: Ketidakpuasan, Transfer, dan Klausul 50 Juta Euro
-
Asia 5 Februari 2026 16:28 -
Asia 5 Februari 2026 08:10Cristiano Ronaldo Kembali Berlatih di Al Nassr Setelah Mogok
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Februari 2026 21:13 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 20:48 -
Bola Indonesia 5 Februari 2026 20:38 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 20:14 -
Asia 5 Februari 2026 19:48 -
Liga Inggris 5 Februari 2026 19:18
MOST VIEWED
- Bentuk Protes, Cristiano Ronaldo Dikabarkan Mogok Main di Al Nassr!
- Bikin Gempar! Al-Ittihad Bidik Mohamed Salah untuk Gantikan Karim Benzema yang Membelot ke Al-Hilal
- Cristiano Ronaldo dan Aksi Boikot: 3 Momen CR7 Menolak Bermain Sepanjang Kariernya, Termasuk di Man United
- Murka! Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Tinggalkan Arab Saudi, Transfer Benzema ke Al-Hilal Jadi Pemicu
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494627/original/001175400_1770301798-233831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5275596/original/009421200_1751883638-52966144-4d5e-45d8-b5a0-8ba1c3fa112a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083341/original/002067900_1736245668-VideoCapture_20250107-171047.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494597/original/060878300_1770300052-Persidangan_kasus_penyelundupan_sabu_di_PN_Batam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494581/original/021114100_1770298510-Petugas_menggembok_ban_mobil.jpg)

