Man City Masih Bisa Juara! Begini Respons Guardiola Soal Selisih Poin dengan Arsenal
Richard Andreas | 2 Februari 2026 19:57
Bola.net - Josep Guardiola menegaskan Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Pernyataan itu disampaikan usai hasil imbang 2-2 melawan Tottenham yang membuat jarak dengan pemuncak klasemen semakin melebar.
Manchester City sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul dua gol di babak pertama. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan setelah Tottenham bangkit di paruh kedua pertandingan.
Hasil ini membuat Arsenal kini unggul enam poin di puncak klasemen. Tantangan City kian berat karena mereka akan menghadapi laga tandang sulit ke markas Liverpool pada pertandingan liga berikutnya.
Guardiola Tegaskan Harapan Masih Ada

Manchester City menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 lewat gol Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Situasi tersebut memberi City momentum untuk menekan persaingan gelar.
Namun, Tottenham membalas di babak kedua melalui dua gol Dominic Solanke. City bahkan harus berterima kasih pada serangkaian penyelamatan Gianluigi Donnarumma yang memastikan mereka pulang dengan satu poin.
Guardiola menegaskan bahwa peluang juara masih terbuka meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menilai situasi seperti ini pernah dialami timnya pada musim-musim sebelumnya.
“Selama peluang itu ada, harapan akan selalu ada. Hal seperti ini terjadi. Saya tahu dalam pertandingan-pertandingan seperti ini di masa lalu, selalu ada cara untuk menang dan hari ini itu tidak terjadi," kata Guardiola.
Guardiola juga menyoroti kondisi skuadnya yang perlahan membaik. Menurutnya, semangat para pemain menjadi aspek positif di tengah kesulitan yang dihadapi.
“Kami mengalami kesulitan dalam banyak hal, tetapi para pemain mulai kembali dan saya melihat semangat yang luar biasa dalam banyak aspek.”
Kekecewaan Wasit dan Pola Babak Kedua

Guardiola kembali menyuarakan kekecewaannya terhadap sejumlah keputusan wasit dalam beberapa pekan terakhir. Hal serupa kembali ia rasakan dalam laga melawan Tottenham.
Tayangan ulang gol pertama Solanke memperlihatkan sang penyerang menendang bagian belakang kaki Marc Guehi dalam kemelut di kotak penalti. Insiden tersebut menjadi sorotan utama usai pertandingan.
Guardiola menilai standar keputusan seharusnya konsisten, terutama dalam situasi krusial seperti itu. Ia menegaskan bahwa pelanggaran serupa akan berujung penalti jika dilakukan oleh bek.
“Jika seorang bek tengah melakukannya kepada penyerang, itu penalti. Momentum di Premier League ketika Anda kebobolan, hal itu bisa terjadi. Anda tidak bisa mengendalikannya," sambung Pep.
Permainan Man City Menurun?
Lebih lanjut, Guardiola juga mengakui masalah pola permainan kurang meyakinkan di babak kedua. Ia menyinggung laga-laga sebelumnya ketika City juga mengalami tekanan usai jeda.
“Anda benar. Kami sudah membicarakannya. Sebagai manajer, Anda bisa mengubah sesuatu di babak kedua. Ketika bermain sangat buruk di babak pertama, Anda bisa melakukan pergantian jika ada yang tidak berjalan," lanjut Guardiola.
Ia menilai awal babak kedua sebenarnya berjalan baik sebelum satu gol mengubah dinamika pertandingan. Menurut Guardiola, momen itulah yang membuat City kehilangan kendali.
“Kami memulai babak kedua dengan sangat baik, tetapi gol itulah yang sedikit mengubah segalanya.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
Rodri Murka Soal Keputusan VAR di Laga Man City vs Tottenham, Kenapa?
Lupakan Taktik! Ini Instruksi Magis yang Bikin Chelsea Hancurkan West Ham
MU vs Tottenham: Lebih dari 3 Poin Bagi Manchester United
Antoine Semenyo: Liga Belum Berakhir, Kami Akan Terus Kejar Arsenal!
Manchester City dan Aston Villa Terpeleset, Arsenal Kembali Pegang Kendali dalam Perebutan Gelar Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Bidik Kebangkitan di 'Bulan Neraka' Oktober 2026
Liga Inggris 23 September 2026, 15:01
-
Klasemen Premier League Tanpa VAR: Man City Terjun ke Posisi 3
Liga Inggris 23 September 2026, 14:18
-
6 Pemain Paling Mengecewakan di Premier League 2026-27 Sejauh Ini
Liga Inggris 23 September 2026, 12:08
-
Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?
Liga Inggris 23 September 2026, 11:02
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Diminta Kembalikan Matheus Cunha ke Sayap Kiri: Dia Gak Cocok Jadi No 9!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:32
-
Masih Ingat David Alaba? Dia Bakal Merumput di Serie A!
Liga Italia 23 September 2026, 21:22
-
Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
Liga Spanyol 23 September 2026, 21:15
-
Xavi Tegaskan Status Mattjijs De Ligt di Timnas Belanda: Masih Jadi Sosok yang Penting?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:13
-
Bocoran Wayne Rooney: JJ Gabriel Sudah Lama Mau Cabut dari MU!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:04
-
Inikah Pengganti JJ Gabriel di Manchester United?
Liga Inggris 23 September 2026, 20:52
-
Alasan Marselino Ferdinan Pilih Persija, Bukan Pulang ke Persebaya
Bola Indonesia 23 September 2026, 19:52
-
Pedro Acosta Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP 2026, Meskipun Jorge Martin Masih di Puncak
Otomotif 23 September 2026, 19:24
-
Persija Jakarta Tak Mau Terlena dengan Start Sempurna BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 23 September 2026, 18:47
-
Daftar Pelatih FIFA ASEAN Cup 2026: Hanya Malaysia dan Singapura yang Andalkan Pelatih Lokal
Tim Nasional 23 September 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





